Pemprov Babel Gelar Halal Bi Halal di Yogya untuk Masyarakat Bangka Perantauan

Yogyakarta - Masyarakat Bangka Belitung sebagai perantauan berkumpul bersama menjalin tali silaturahmi yang diadakan pada tanggal 29-30 Juni 2019 di Yogyakarta. Dengan acara ini, pemprov Babel berharap dapat lebih mempererat persaudaraan.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur dan wakil gubernur, beserta sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, tokoh-tokoh masyarakat dan Mahasiswa Babel yang ada di Yogyakarta, dan dimeriahkan dengan penampilan paduan suara pemprov Babel.

Haki Rusli Rahman, salah seorang tokoh organisasi Babel Perantauan mengatakan bahwa acara halal bi halal ini sengaja dilaksanakan di Yogyakarta, mengingat Kota ini memiliki peran besar dalam pembangunan Bangka Belitung.

“Saat itu, Tim Survey dari ISBA Yogyakarta ke Babel untuk melakukan studi kelayakan, dengan memberikan rekomendasi yang layak dari segi ekonomi, sosial, politik, dan budaya . Yang kemudian hasil survey tersebut diserahkan kepada DPRD Bangka, Pangkalpinang, serta Belitung,” jelas Haki Rusli.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bangka belitung, Erzaldi, menyampaikan sambutannya. Ia mengatakan bahwa Babel sekarang mulai berbenah, menetapkan kebijakan pemerintahannya dengan mentransformasikan kebijakan pertambangan menjadi pariwisata.

“Transformasi kebijakan ini tentunya menghadapi banyak tantangan. Untuk itu kami memerlukan masukan-masukan dari para perantauan, baik yang senior maupun yang junior, mari kita semua bergandengan tangan,” kata gubernur.

Untuk itu, gubernur berencana untuk menggelar FGD di bulan November, bagi para perantauan yang memiliki ide dan intelektual demi kemajuan di provinsi Babel.

Sebagai langkah keseriusannya pemerintah provinsi, maka saat ini sedang dipersiapkan dua lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Bangka.

“Kalau sekarang sudah ada satu KEK pariwisata di Belitung. Dan sat ini akan dibentuk dua lokasi KEK di Bangka, tepatnya di Tanjung Gunung dan Sungailiat. Insya Allah dalam waktu dekat akan ditandatangani, walau masih ada sedikit permasalahan dengan IUP pertambangan,” tukas gubernur.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo