Pemprov Hadirkan Penceramah Ir. Adiwarman Karim, SE, M.BA dalam Momentum Silahturahmi Idul Fitri 1440 H

Pangkalpinang - Hari ini (27/6/2019) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar acara Ceramah Agama dalam rangka Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dalam momentum Silahturahmi Idul Fitri 1440 H di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur dengan menghadirkan Ir. Adiwarman Karim, SE, M.BA Akademisi dan Praktisi Ekonomi Syariah.
 
Dalam kesempatan ini Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fattah mengatakan momentum ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menjalin tali silahturahmi antar sesama pegawai di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak banyak yang ingin disampaikan, Wagub hanya menyampaikan bahwa Ruang Pasir Padi ini merupakan pemakaian perdana digunakan setelah renovasi. Ia menegaskan siapapun bisa baik masyarakat maupun instansi di lingkungan Pemprov Babel untuk menggunakan ruangan ini. Ia berharap ruang ini dapat memberikan manfaat kepada siapapun yang menggunakannya.
 
" Ruang Pasir Padi yang sekarang ini adalah perdana kita gunakan setelah renovasi. Siapapun bisa, baik masyarakat maupun pegawai Pemprov Babel. Saya berharap ruang ini dapat memberikan manfaat kepada siapapun yang menggunakannya, " ujar Wagub.
 
Sementara itu, Ir. Adiwarman Karim, SE, M.BA Akademisi dan Praktisi Ekonomi Syariah memberikan sedikit ceramah kepada seluruh pegawai Pemprov Babel yang hadir. Ia mengatakan bulan Syawal terdapat satu hari yang sangat istimewa yaitu Hari Raya Idul Fitri yang sebelumnya didahului oleh Bulan Ramadhan. Indahnya Bulan Ramadhan ini, lanjutnya, sebab Ramadhan adalah bulan di mana semua pintu surga dibuka. Ia menegaskan, seluruh anak cucu Nabi Adam adalah pendosa. Dan sebaik-baiknya pendosa adalah yang paling cepat taubatnya. Bulan Ram dhan adalah bulan taubat. Sehingga saat Idul Fitri semua manusia kembali suci dari dosanya.
 
" Jadi selama Bulan Ramadhan segala urusan dengan Tuhan sudah selesai, tetapi urusan dengan manusia belum. Oleh sebab itu diselesaikan saat Idul Fitri, saling memaafkan. Sehingga setelah Idul Fitri kita semua kembali suci dari dosa. Insya Allah, " ungkapnya.
 
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Suci Lestari
Editor: 
Fitra