Pemprov Terus Dorong Pemasaran dan Pengembangan Produk Lokal

PANGKALPINANG –Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong pengembangan usaha dan pemasaran produk lokal terutama produk dari pelaku usaha kecil menengah (UKM). Usaha pemasaran yang dilakukan itu diantaranya dengan mendorong para pelaku usaha lokal untuk memamerkan produk yang dihasilkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada moment  Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia ( IMF-World Bank Annual Meeting 2018) di Bali pada tanggal 8-14 Oktober 2018 lalu, kain cual Babel dari Cual Ishadi turut dipamerkan dan dipasarkan pada pertemuan tersebut. Selama delapan hari, penjualan produk kain cual Babel yang dipamerkan tembus Rp109 juta lebih.

Pemilik Cual Ishadi,  Isnawati Hadi, mengatakan pada IMF-World Bank Annual Meeting 2018, produk kain cual khas Babel diminati para delegasi, khusus delegasi dari negara-negara dari kawasan Afrika. Beberapa delagasi dari Afrika menaruh minat terhadap kain cual khas Babel. Selain dari Afrika, delagasi dari negara Asia juga menyukai kain cual Babel.

“Selama pameran omzet kain cual Babel mencapai Rp 109.159.000. Hasil ini berada diurutan 3 setelah NTB dan Jatim,” ujarnya, Senin (22/10/2018).

Isnawati Hadi menceritakan bahwa keikutsertaan Ishadi Cual dalam pameran  di ajang IMF-World Bank Annual Meeting 2018 karena dipilih oleh Bank Indonesia  setelah melalui seleksi. Seleksi ini dilakukan sebanyak dua kali oleh kurator Mrs. Jennifer dari USA. Ishadi cual terpilih sebagai perwakilan dari Babel.

Dia menambahkan, keikutsertaan Cual Ishadi untuk memamerkan produk cual Babel pada pertemuan tersebut juga tak lepas dari suport dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya sangat berterimakasih kepada Bank Indonesia (BI) Babel dan Pemrov Babel karena sudah diberi kesempatan untuk mewakili Babel pada acara sebesar itu. Selain Babel, ada sembilan provinsi lain yang juga ikut serta, yakni Sumsel, Aceh, Jatim, Jateng, NTT, NTB, Bali, Kaltim, dan Gorontalo," tuturnya.

Menurut Isnawati moment seperti IMF-World Bank Annual Meeting sangat penting bagi pelaku usaha lokal dalam memamerkan produk yang dihasilkan. Dengan semakin banyak pameran, tentu produk lokal Babel akan semakin dikenal dan tentu akan semakin banyak diminati, baik oleh konsumen dalam negeri maupun konsumen luar negeri.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Anto
Editor: 
Mamaq