Pemukiman Kumuh Ditata jadi Lokasi Wisata, Ini Kalau Mau Tahu Triknya

PANGKALPINANG -- Hingga saat ini masih terdapat beberapa lokasi pemukiman kumuh di Kota Pangkalpinang. Namun dengan penataan terencana dan baik, tidak menutup kemungkinan sejumlah titik-titik pemukiman kumuh tersebut bisa menjadi lokasi wisata. Salah satu trik yakni, warga harus mengubah rumah menghadap kolong atau aliran sungai.

Noviar Ishak Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, jika sudah tertata dengan baik, Gubernur Erzaldi berharap lokasi yang dulunya kumuh bisa menjadi lokasi wisata. Khususnya  di sepanjang pinggir kolong. Saat ini di beberapa sepanjang pesisir kolong sudah dibangun jalan/pedestrian untuk pejalan kaki.

"Ke depannya diharapkan masyarakat dapat mengubah bentuk rumahnya dari membelakangi kolong, jadi menghadap kolong. Selain itu, pemerintah kota diharapkan dapat menyediakan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH)," kata Kadis PU Noviar via whatapps, Sabtu (5/5/2018) usai Gubernur Erzaldi meninjau lokasi kegiatan Kotaku.

Sebagaimana diketahui, kegiatan Kotaku dilakukan Satker Bangkim, Satjer APBN. Kadis PU Noviar menambahkan, sebelumnya Jumat pagi (4/5/2018) Gubernur Erzaldi gowes melakukan peninjauan lokasi kegiatan Kotaku. Kegiatan Kotaku bertujuan memperbaiki kampung kumuh menjadi kampung yang tertata dan sehat.
 
Sementara ini kegiatan sudah berjalan dengan baik. Namun menurut Kadis PU Noviar, agar realisasi kegiatan ini sesuai harapan memerlukan dukungan dan bantuan Pemprov Babel dan Pemkot Pangkalpinang. Peran utama pemerintah kota, khususnya melakukan pembebasan lahan yang terkena pembangunan kegiatan ini. 

Kota Pangkalpinang membutuhkan ruang terbuka hijau. Lokasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat masyarakat beraktivitas seperti berolahraga dan sekaligus menjadi lokasi rekreasi warga kota dan sekitarnya. Menciptakan ruang terbuka hijau juga merupakan langkah menumbuhkan rasa keinginan warga melestarikan lingkungan.

"RTH dapat menjadi lokasi aktivitas  masyarakat berolahraga dan rekreasi.
Akhirnya diharapkan masyarakat mempunyai rasa memiliki yang tinggi terhadap kolong dan mau menjaga  dan melestarikan lingkungan dengan baik,"harap Kadis PU Noviar.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Fotografer: 
Adi Tri Saputra