PerKim Babel Akan Tata Desa Kurau

PANGKALPINANG - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Noviar Ishak akan menata kawasan Desa Kurau Kabupaten Bangka Tengah untuk dijadikan kawasan yang lebih menarik, hal tersebut diungkapkan oleh Noviar saat Rapat Pokja pendampingan penyusunan profil perumahan dan kawasan permukiman di Hotel Bumi Asih, pada 25/04/2017.

Ada sekitar 523, 51 Hektar daerah kumuh yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan saat ini telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah bahkan masyarakat untuk menata kawasan tersebut, misalnya saja di daerah Bangka Barat, masyarakat menjadikan waduk sebagai kawasan wisata.

"Ada anggaran di Perkim untuk menata kawasan kumuh, nantinya Desa kurau akan ditata dengan bekerja sama dengan Kabupaten Bangka Tengah akan kita arahkan untuk membangun rumah menghadap ke sungai, tidak membelakangi sungai agar terlihat lebih rapi".Ungkap Noviar.

Selain itu masih ada sekitar 3.300 rumah tidak layak huni di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan melalui Pokja ini diharapkan nanti dari kabupaten dan kota dapat mendata agar kedepannya dapat mempermudah perkim untuk melakukan perbaikan rumah tidak layak huni, dengan target 35 rumah pada 7 Kabupaten Kota.

Sejalan dengan rencana pembangunan jangka panjang Nasional tahun 2005 sampai dengan 2025 untuk memenuhi kebutuhan hunian dan pemukiman layak bagi masyarakat, maka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019 menetapkan sasaran pembangunan bidang perumahan dan kawasan pemukiman yang pertama, Percepatan Pembangunan Perumahan dengan sasaran percepatan untuk meningkatkan akses terhadap perumahan dengan indikator terfasilitasinya penyediaan hunian layak dengan terjangkau, serta mendorong keswadayaan masyarakat dan dunia usaha dan penyediaan tempat tinggal yang layak dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.

Kedua Pembangunan prasarana dasar kawasan permukiman melalui sasaran pembangunan meningkatnya akses terhandal layanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan dengan indikator, tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi Nol persen, tercapainya 100 persen pelayanan air minum dan tercapainya 100 persen pelayanan sanitasi.

Pokja ini merupakan instrumen mewujudkan dan menjamin keseimbangan peran dan akses pemangku kepentingan dalam seluruh proses penyelenggaraan perumahan rakyat dan kawasan permukiman.  Pokja ini dibentuk atas dasar komitmen bersama para pemangku kepentingan sebagai tempat untuk mensinergikan beberapa kegiatan tukar pikiran dan partisipasi.

Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan Bimtek pendataan perumahan dan penyusunann RP3KP pada tanggal 5 s.d 6 April 2017 dan Rapat awal pokja PKP Provinsi tanggal 29 April.

Noviar berharap dengan Rakor Pokja ini dapat tersusun dokumen profil perumahan dan kawasan permukiman dan laporan pendataan perumahan dan kawasan permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2017 dapat segera tersusun sebagai bahan utama dalam penyusunan RP3KP Provinsi Kepulaun Bangka Belitung di tahun 2018.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani/Suci Lestari
Fotografer: 
Suci Lestari