Persatukan Pemuda Melalui Kirab Pemuda Nasional 2017

TOBOALI - Sebanyak 46 (empat puluh enam) pemuda yang berasal dari 72 kabupaten/kota se-provinsi di Indonesia mengikuti kegiatan Kirab Pemuda Nusantara (KPN) yang dilaksanakan di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Kirab Pemuda Nusantara 2017 juga diiikuti oleh para pemuda terbaik hasil seleksi Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dimana masing-masing provinsi diwakili (1) satu orang pria dan 1 (satu) orang perempuan yang menjadi peserta.

Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer saat menyampaikan sambutannya pada Pembukaan sekaligus Pengukuhan Kirab Pemuda Nasional Tahun 2017 di Pantai Nek Aji, Kabupaten Bangka Selatan, pada Jum'at (10/11/2017). Menurut Justiar, keberadaan Program Kirab Pemuda menjadi penting dan strategis supaya pemuda memiliki pemahaman yang baik dalam menerima perbedaan sebagai salah satu bentuk kekuatan bangsa.

"Semangat nasionalisme perlu diperkuat kembali sehingga melalui program ini dapat menyatukan peningkatan pemahaman terhadapa rasa nasionalisme bangsa," ungkap Justiar.

Bupati Bangka Selatan juga menambahkan bahwa masyarakat Indonesia hidup dalam keberagaman di tengah perkembangan zaman dan teknologi, yang tidak pernah berubah adalah Kebhinekaan karena masyarakat Indonesia hidup di tengah keragaman suku, ras, agama dan adat istiadat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme dan mempersatukan pemuda dalam ragam ras, etnis, dan suku.

"Saya berharap Kirab Pemuda ini dapat menjadi promosi wisata lokal untuk mendorong potensi daerah dan pemuda dapat menjadi ikon yang kreatif untuk dapat menginspirasi masyarakat Indonesia khususnya untuk daerah yang dikunjungi. Pemuda menjadi ujung tombak pemerintah karena mereka adalah aset bagi estafet kepemimpinan di masa yang akan datang," jelas Justiar.

Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ferdiyan Hermawan Loebis berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun untuk mempersatukan para pemuda yang ada di seluruh Indonesia. 
Menanggapi hal tersebut, Asisten Deputi Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda pada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Esa Sukmawijaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bisa lebih baik di tahun berikutnya. "Akan kita evaluasi bentuk penyelenggaraan Kirab Pemuda ini agar pada tahun depan pelaksanaannya akan lebih baik lagi dari yang sekarang," jelas Esa.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai dari tanggal 10 hingga 12 November 2017. Semua peserta Kirab Pemuda akan mengunjungi sejumlah tempat yang di Pulau Bangka dan melakukan kegiatan inti Kirab Pemuda seperti Pawai Budaya, Bakti Sosial, Pemuda Membaca Kitab Suci, Festival Film dan Musik Pemuda yang melibatkan masyarakat lokal dan komunitas lokal pemuda setempat.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani/Adit
Fotografer: 
Imam F/Yusrizal