Perum Damri Cabang Pangkalpinang Tambah Armada Antisipasi Jumlah Pemudik

PANGKALPINANG—Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah tinggal menghitung hari. Jadi tak heran, banyak orang akan pulang  ke kampung halaman atau pulang ke rumah orang tua untuk merayarakan Idul Fitri bersama keluarga. Mudik atau pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri seperti sudah menjadi keharusan bagi banyak orang.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman, Perum Damri Cabang Pangkalpinang menambah 13 armada bus. Tambahan bus ini sudah dioperasikan sejak sepekan terakhir. “Untuk memberikan kemudahan kepada pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah, kami menambahkan 13 armada bus,” kata Lista, Manajer Keuangan, SDM, dan Umum Perum Damri Cabang Pangkalpinang, Selasa (05/06/2018) di ruang kerjanya.

Armada tambahan ini lanjut Lista, akan diprioritaskan untuk melayani pemudik atau penumpang yang menggunakan jalur atau melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat. Diperkiran jumlah pemudik akan membeludak di Pelabuhan Tanjung Kalian pada lebaran kali ini. Untuk mengantisipasi pemudik yang membleudak ini, maka Perum Damri Cabang Pangkalpinang melakukan penambahan aramada.

“Kami perkirakan jumlah pemudik akan mulai ramai pada H-6 dan akan mencapai puncaknya H-2. Sedangkan untuk arus balik diperkirakan dimulai H+2,” ujar Lista.

Menurut Lista, Perum Damri Cabang Pangkalpinang pun telah membentuk Tim Angkutan Idul Fitri untuk mengantisipasi menyambut Lebarah Idul Fitri tahun ini. “Prinsip kami jangan ada penumpang yang terlantar. Kami juga melakukan koordinasi dengan petugas keamanan yang ada di Pelabuhan Tanjung Kalian jika ada penumpang yang tertinggal atau tidak bisa mendapatkan kendaraan,” jelasnya.

Diperkirakan ribuan orang akan masuk ke wilayah pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Kalian dan akan ada ribuan orang pula yang ke luar pulau Bangka untuk mudik ke wilayah Sumatera dan Jawa. “Jumlah pemudik yang jelas banyak menggunakan jalur laut dibandingkan dengan jalur udara karena kita tahu harga tiket pesawat terbang saat ini sudah sangat mahal,” kata Lista.

Lista juga menilai, jumlah pemudik tahun ini akan mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah kondisi perekonomian di Babel saat ini yang kurang mendukung. “Kita tahu saat ini harga lada dan karet masih renda, selain itu penambangan rakyat tidak seperti dulu lagi. Itu mungkin jadi penyebab menurunya jumlah pemudik tahun ini,” katanya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mamaq
Fotografer: 
Mamaq