PKL STIS Angkatan Ke-56, Kepala BPS RI: Babel Akan Jadi Satu-Satunya Provinsi Yang Mempunyai Data Tingkat Kemiskinan Sampai Level Desa

PANGKALPINANG- Sekretaris Daerah Yan Megawandi melakukan pembukaan praktik lapangan kerja Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Angkatan Ke-56 di Ruang Pantai Pasir Padi Kantor Gubernur, Selasa (21/02/2017). Acara tersebut dihadiri Kepala BPS RI Dr.Suharyanto, Kepala BPS Wilayah Bangka Belitung, Danrem Garuda Jaya, Perwakilan Bank Indonesia ,Polda Babel, Lanal Babel, Lanud babel, Kejati babel, serta 530 mahasiswa STIS dan undangan lainnya.

STIS merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berada didalam lingkungan BPS RI yang memegang misi menjadi institusi pendidikan berkualitas dibidang statistik. Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa STIS Angkatan Ke-56 di Provinsi Bangka Belitung direncanakan selama dua minggu dari tanggal 20 Februari-3 Maret 2017, dengan topik Multipurpose Survey Dan Small Area Estimation dalam Studi Kemiskinan Dan Pemerataan Pendapatan Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala BPS RI Dr.Suharyanto dalam sambutannya menyatakan bahwa topik yang diambil pada PKL Mahasiswa STIS  kali ini ini sangat pas dan sangat sesuai  dengan instruksi dari Bapak Presiden Jokowi yang diutarakan dalam sidang kabinet di Bogor bahwa fokus pembangunan pada tahun 2017 adalah pemerataan.

“Bapak Presiden sudah menyatakan akan ada 5 langkah yang diambil yaitu redistribusi aset & legalisasi lahan, peningkatan akses rakyat terhadap modal, perluasan KIP & KIS, peningkatan keterampilan melalui pendidikan serta pembangunan kultur atau karakter masyarakat”, ujarnya.

Provinsi Babel sengaja diambil sebagai objek penelitian karena bangka belitung jumlah kabupaten/kota nya hanya tujuh dan dari sisi indikator makro, Babel memiliki indikator yang lumayan bagus, indikator kemiskinan jauh lebih rendah dibandingkan nasional, demikian juga gini ratio nya, IPM nya hampir mendekati IPM Nasional, ini merupakan provinsi yang ideal dan pas untuk tujuan survey yang dilakukan mahasiswa STIS ini.

Didalam PKL ini ada 3 unsur baru yang akan dilakukan oleh mahasiswa STIS, yang pertama survey ini nanti adalah Survey Multi Purpose, yang kedua Small Area Estimation akan berupaya menyajikan data tingkat kemiskinan sampai level desa bahkan dari berbagai sudut pandang, dan yang ketiga survey akan dilakukan dengan menggunakan CAPI (Computer Assisted Personal Interview) melalui gadget, jadi tidak lagi menggunakan kuisioner.

“Jadi, Pak Yan. Nanti di Babel akan menjadi satu-satunya provinsi yang mempunyai data tingkat kemiskinan sampai level desa”, jelasnya.

Diakhir sambutan, Kepala BPS Ri berpesan kepada para mahasiswa STIS, “sebagai akademisi sekaligus calon ASN harus benar-benar memegang teguh prinsip-prinsip statistik dan idealisme seorang statistisi, pada waktu pengumpulan data dan pengolahan harus didasarkan pada kejujuran, itu yang paling penting. Jangan sekali kali melakukan manipulasi data, jadi kejujuran adalah kunci”, katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Yan Megawandi menyatakan bahwa walau hanya dua minggu, PKL STIS ini pasti akan meninggalkan pesan tidak hanya bagi mahasiswa STIS Angkatan ke-56 tapi juga akan meninggalkan jejak bagi demokrasi dan cara Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melihat data. “Tanpa data yang akurat, tanpa informasi yang tersedia dengan sempurna maka tidak ada kebijakan yang pas untuk mengatasi masalah yang dihadapi di daerah”, ujarnya.

Yan berharap, agar ada semacam seminar atau pertemuan yang nanti akan membahas hasil studi tersebut, dan bisa dipresentasikan dengan mengundang semua stakeholder yang ada, supaya bisa lebih cepat paham apa yang terjadi disekitar, apa masalah yang sekarang sedang terjadi, dan apa masalah yang kita proyeksikan akan terjadi minimal sepuluh tahun kedepan.

Acara tersebut ditutup oleh Yan Megawandi dengan  menyampaikan sebuah pantun : “Mentari Terbenam Dikala Senja, Bintang Bersinar Mulai Berdatangan, Selamat Belajar Dan Bekerja, Kerahkan Ilmu Wujudkan Pembangunan”, ucapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Noviansyah
Fotografer: 
Erwin
Editor: 
Noviansyah