PLN Babel Siap Layani Kebutuhan Listrik Industri dan Bisnis

Pangkalpinang - Investor dan pengusaha yang ingin berinvestasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak perlu khawatir lagi atas kebutuhan listrik. PLN siap melayani kebutuhan tenaga listtik yang dibutuhkan para pihak industri dan bisnis, karena seluruh desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah teraliri listrik.

Susiana Mutia General Manager PLN Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan seluruh desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah 100 persen teraliri listrik. Hal tersebut disampaikannya pada hari Selasa (19/12/2017) saat pertemuan Kunker Komisi VI DPR RI dengan PT. Timah, PT.PLN dan PT. Pertamina, di Graha PT. Timah Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ditambahkannya, pihaknya masih mempunyai tugas untuk memenuhi kebutuhan listrik di dusun -dusun yang merupakan bagian dari desa - desa terpencil. Dan beberapa waktu yang lalu PLN meresmikan Pulau Pongok dan Selat Nasik, yang mendapatkan program Pembangkit Tenaga Listrik Diesel (PLTD) tersebar untuk pulau-pulau terluar.

Untuk beberapa pulau kecil yang jumlah penduduknya berkisar antara 50-75 pelanggan yang berada di Bangka Selatan ada tiga pulau dan di belitung ada dua pulau. Saat ini proses prestisdesnya sedang dilaksanakan, jadi tinggal menunggu generator pindahan dari yang sudah ada generator baru yang nantinya gemerator kkecil yang lama akan dipindahkan ke pulau tersebut.

Jadi sekarang seluruh pulau yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah teraliri listrik melalui PLTD tersebar. Pada tahun 2020 PLN akan menambah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang saat ini sedang dilelang oleh PLN Pusat.

"Untuk semua pihak jika ingin berinvestasi di Prov Babel, maka pihak PLN siap melayani kebutuhan tenaga listrik yang dibutuhkan terutama untuk Industri dan bisnis", tegasnya.

Pada tahun 2018 PLN mempunyai program layanan lain yaitu layanan turbo. Layanan tersebut merupakan layanan untuk tegangan menengah dengan empat hari kerja setelah dibayar. Ditambahkannya, layanan tersebut dikhususkan untuk pulau-pulau yang hanya dialiri listrik selama 12 jam.

"Karena sampai saat ini masih ada pulau-pulau yang dialiri listrik sampai 12 jam. Diharapkan dengan layanan turbo masyarakat di yang tinggal di pulau-pulau dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam," jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
adits
Fotografer: 
adits