Pol PP Babel Bubarkan Remaja Nongkrong di Seputaran RSUP

Pangkalpinang - Sekumpulan remaja  di bawah umur tertangkap Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang nongkrong di seputaran Rumah Sakit Umum Daerah DR. (HC). Ir. H. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (03/07) malam. Tidak ditemukan miras ataupun narkoba, namun sekumpulan remaja tanggung itu tetap dibubarkan tim patroli Satpol PP. 

"Kawasan rumah sakit merupakan kawasan steril, siapapun tidak boleh nongkrong-nongkrong tanpa alasan jelas di area itu," ujar Yamowa'a Harefa, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman di area rumah sakit. Sebagai sarana umum pelayanan kesehatan masyarakat, perlu diciptakan suasana nyaman dan aman bagi penghuni rumah sakit, baik bagi para pasien maupun petugas kesehatan.

Dalam Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 17 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pasal 3 huruf b, disebutkan bahwa salah satu ruang lingkup penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang menjadi tugas Satpol PP yaitu pelayanan dasar dengan urusan wajib meliputi tertib jalur hijau, taman dan tempat umum.

"Dibutuhkan juga peran serta masyarakat dalam mengawasi setiap pelanggaran atas ketertiban umum. Setiap orang harus melaporkan pelanggaran yang terjadi pada petugas yang berwenang," lanjutnya.

Setiap orang dan/atau badan yang melaporkan pelanggaran atas ketertiban umum akan mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini diatur dalam pasal 70 Perda Tibum Babel.

"Satpol PP Babel akan terus melakukan pembinaan, pengendalian dan pengawasan terhadap penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Akan ada sanksi pidana bagi setiap pelanggaran yang terjadi," pungkas Yamowa.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rusmini