Presiden Beri Gelar Depati Amir Pahlawan Nasional

PANGKALPINANG - Perjuangan masyarakat Bangka Belitung agar Depati Amir ditetapkan sebagai  Pahlawan  Nasional akhirnya membuahkan hasil. Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo, Kamis (8/11/2018) di Istana Negara,  Jakarta, secara resmi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Depati Amir bersama kepada lima tokoh lainnya.

Diberikannya gelar Pahlawan Nasional kepada Depati Amir ini juga menjadi kado istimewa bagi HUT ke-18 Provinsi  Kepulauan  Bangka Belitung pada bulan November ini. Sebab, pengusulan Depati Amir agar menjadi pahlawan nasional tidak lah mudah dan sudah beberapa kali diusulkan dan selalu gagal. Penguaulan itu dilakukan sejak tahun 2004 lalu saat  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dipimpin oleh Hudarni Rani.

Tokoh Presidium Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Murod mengungkapkan, rasa syukur dan bangga karena Depati Amir pada tahun ini ditetapkan sebagai pahlawan nasional

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini kepada Bapak Presiden Jokowi karena Depati Amir ditetapkan sebagai pahlawan nasional," katanya di Pangkalpinang, Kamis (8/11/2018).

Menurut Johan Murod, momen ini kira bisa dijadikan spirit bagi masyarakat dan pimpinan di Babel untuk membangun Babel menjadi lebih baik lagi.

Gelar Pahlawan Nasional kepada Depati Amir dan lima tokoh lainnya tersebut Presiden Jokowi dengan Keppres Nomor 123/TK/Tahun 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Gelar itu diterima oleh para ahli waris.

Adapun tokoh lainnya itu adalah Abdurrahman Baswedan tokoh dari Provinsi DI Yogyakarta, IR H Pangeran Mohammad Noor tokoh dari Kalimantan Selatan, Agung Hajjah Andi Depu tokoh dari Sulawesi Barat,  Kasman Singodimedjo tokoh dari Jawa Tengah, Brigjen KH Syam'un tokoh dari Banten.

Sebelumnya, nama-nama yang masuk digodok oleh Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial. Setelah itu, diajukan ke Presiden, hingga dipilih enam nama pada 2018.

Acara penganugerahan gelar pahlawan nasional dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018.

 

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mammaq