Proyek Pice Wujudkan Mimpi Aman Beras

Gantung – Diperkirakan tahun depan renovasi dan pembangunan proyek irigasi Pice selesai. Disinyalir proyek irigasi ini dapat mewujudkan swasembada beras di Pulau Belitung. Pasalnya proyek tersebut dapat mengairi sekitar 2000 hingga 3000 hektare lahan persawahan baru.

“Ini yang akan kita gunakan untuk mendukung swasembada beras di Bangka Belitung,” kata Basuri T Purnama Bupati Beltim saat acara Temu Lapangan dan Temu Wicara Kegiatan Penyuluhan dan Pendampingan Petani dan Pelaku Agribisnis, di Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Kamis (16/4/2015).

Swasembada di Beltim terwujud. Menurutnya, satu keluarga akan memiliki satu hektare sawah. Tentunya ini sangat membantu dan membuat keluarga petani sejahtera. Luas areal sawah di Kabupaten Beltim sekitar 1284 hektare. Hasil verifikasi upaya khusus (upsus) luas areal sawah 1059,25 hektare.

“Rincian kegiatan optimalisasi 932,25 hektare, dan 127 hektare bantuan sosial perbaikan jaringan irigasi tersier,” jelasnya.

Jumlah rata-rata panen gabah kering di Beltim masa tanam Oktober 2014 hingga Maret 2015 sebesar 5,1 ton/hektare dengan luas tanam 594 hektare. Ia menambahkan, kegiatan upaya khusus di Beltim ada di dua kecamatan yaitu, Kecamatan Gantung dan Kecamatan Simpang Renggiang.

“Kegiatan ini dipusatkan di Desa Gantung dan Desa Selinsing. Adanya panen padi di seluruh persawahan, maka 1/4 kebutuhan beras masyarakat di Beltim sudah terpenuhi. Ini adalah upaya dari kerja keras petani,” ungkapnya.

Keberhasilan petani tak luput dari campur tangan TNI AD, khususnya anggota Korem. Basuri mengakui, anggota TNI telah berhasil mengenalkan teknologi tepat guna untuk merontakan padi.

Basuri berharap kegiatan ini berdampak baik bagi masyarakat. Terdapat 32 Gapoktan dengan 594 hektare lahan harus dikerjakan guna tercapainya peningkatan produksi beras. Semua itu dilakukan guna terwujudnya swasembada pangan. Saat ini telah terjadi penurunan angka kemiskinan dari 10,72 persen menjadi 6,9 persen di tahun 2014.

"Pemkab Beltim melalui BUMD akan melakukan kerja sama dengan Bulog guna menekan harga beras. Melalui BUMN ini kita harap harga beras bisa turun Rp2000, sehingga angka kemiskinan di Beltim ikut turun," jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari