Rahma dan Putra Peserta Kirab Pemuda 2018, Kadispora Suharto Merasa Bangga

PANGKALPINANG -- Suatu kebanggaan terpilih menjadi bagian dalam kirab pemuda. Hal ini dirasakan Rahma Soleha Sudiansyari dan Putra Kusuma Jaya. Mereka mendapat kepercayaan mewakili Bangka Belitung sebagai peserta Kirab Pemuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Suharto pun ikut bangga terhadap prestasi putra dan putri perwakilan Provinsi kepulauan Bangka Belitung ini. Sebab Rahma Soleha Sudiansyari dan Putra Kusuma Jaya telah membawa nama baik daerah.
 
"Saya bangga. Mereka merupakan putra/putri terbaik dari Bangka Belitung. Tak hanya cerdas, mereka juga mempunyai kepribadian baik, sehingga pantas mewakili provinsi sebagai peserta Kirab Pemuda 2018," jelas Kadispora Suharto, Sabtu (17/11/2018).
 
Seperti diketahui, terdapat 100 orang se Indonesia terpilih mengikuti Kirab Pemuda 2018. Setiap provinsi diwakili masing-masing satu orang peserta putra dan satu putri. Selain itu, terdapat peserta putra dan putri dari setiap organisasi kepemudaan tingkat pusat serta sepuluh pendamping.
 
Sejumlah pendamping ini berasal dari Kemenpora, dokter, dan Kopassus. Menurut Kadispora Suharto, terpilih sebagai peserta Kirab Pemuda bukan mudah. Pasalnya membutuhkan proses seleksi ketat, mulai tingkat daerah hingga pusat. Sejak awal seleksi, sudah terlihat kecerdasannya.
 
"Mereka juga santun dan sederhana. Selain  itu mempunyai jiwa sosial tinggi, tanpa memandang suku dan bangsa. Belum ada sejarah ada anak muda yang rela waktunya hanya untuk mengurusi orang terlantar," kata Kadispora Suharto.
 
Rahma Soleha Sudiansyari kelahiran Pangkalpinang 5 Januari 1998 merupakan salah satu mahasiswi Universitas Terbuka jurusan Ilmu Hukum. Selama 73 hari, sebagai peserta Kirab Pemuda bisa bertemu 45 pemuda terbaik dari seluruh penjuru negeri.
 
"Seneng bisa bertemu keluarga baru dan di setiap titik singgah. Sekarang punya 17 orangtua angkat dan sampai saat ini masih sering bertukar kabar. Semua itu adalah hal yang paling luar biasa," ujarnya Rahma.
 
Rahma ditugaskan di zona dua yaitu bagian Indonesia Timur, Tengah dan Indonesia bagian Barat. Menjadi saksi keindahan kebudayaan timur dan keindahan wisatanya membuat Rahma terpukau. Ia pun bangga bisa melihat langsung seperti apa pembangunan di Papua.
 
"Bertukar pikiran dengan pemuda di setiap daerah yang kami singgahi juga salah satu hal yang membuat Kirab Pemuda berkesan. Bertemu dan berbincang tentang permasalahan mereka dan bersama mencari solusi," ungkap Rahma.
Sumber: 
Dispora Babel
Penulis: 
Adi Tri Saputra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari