Ratusan Jemaah Ikut Tabligh Akbar, Jadikan Pesan Ustadz KH Syauqi Zainuddin sebagai Bekal

PANGKALPINANG - Ratusan jemaah menghadiri Tabligh Akbar Ustadz KH Syauqi Zainuddin, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Kamis malam (16/8/2018). Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke 73 RI ini dimulai menggelar Salat Isya berjemaah, mengumandangkan Shalawat dipimpin Ustadz Nur Hasan dan melantunkan Kalam ilahi.

Menggelegar suara Ustadz KH Syauqi Zainuddin menyampaikan tausiah. Menurutnya, sekarang ini sebagian masjid diisi jemaah berusia 50 tahun ke atas. Sementara jemaah di usia 30 tahun belum berkeinginan salat berjemaah di masjid. Namun saat ini harus mulai berjamaah di masjid.

"Semua orang sama ketika berada di masjid. Tidak penting dari mana Anda berada dan jabatan Anda, namun saat berada di masjid menghadap tetap sama, yakni menghadap kiblat," tegasnya di hadapan ratusan jemaah.

Pejuang bertekad menjadikan satu nusa satu bangsa. Dikatakan Ustadz KH Syauqi Zainuddin, orang asing ingin menghancurkan Indonesia dengan cara menjauhkan generasi muda dari agama. Sekarang sudah terlihat modernisasi dengan gaya hidup kebarat-baratan. 

Lebih jauh ia menjelaskan, generasi muda tidak sedikit lupa hidup di tanah Melayu, yang mana adat sangat dijunjung tinggi. Nampak terlihat generasi muda sudah terjajah dengan food, fans dan fashion. Tingkat pengetahuan generasi muda tentang agama sudah mulai hilang, nasib pesantren bangkrut.

"Ini dikarenakan sebagian orang tua tidak bangga menitipkan anak di pesantren. Kita harus memperbanyak istighfar, mumpung masih ada kesempatan. Semakin banyak istighfar akan semakin baik. Kuncinya kenalkan anak-anak dengan agama," sarannya.

Sebelumnya, saat menyinggung peringatan HUT RI, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengharapkan agar masyarakat dapat memaknai kemerdekaan. Sebab kemerdekaan bukan hasil pemberian, namun direbut oleh pejuang.

Selanjutnya, kata Wagub Abdul Fatah, generasi saat ini mempunyai tugas mempertahankan kemerdekaan dengan mengisi pembangunan di berbagai bidang. Pembangunan dilakukan dengan merata dan berkeadilan.

"Semoga kegiatan ini membawa barokah bagi Bangka Belitung dan Indonesia secara umum," harap Wagub Abdul Fatah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari