RRI Siap Bantu Publikasi Informasi Pranata Humas

Pangkalpinang - Radio Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap menggandeng setiap pemberitaan yang akan disampaikan Pranata Humas Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam penyebaran informasi dan  berita kepada publik, maka pihak RRI ingin menyamakan persepsi terlebih dahulu terhadap Pranata Humas di Provinsi kepulauan Bangka Belitung, rabu (10/01/2018) saat menyampaikan pengarahan, pada Pertemuan dan koordinasi bersama 35 Pranata Humas Di Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Beliung, di Ruang rapat Tanjung pesona kantor gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lalang Gumilang  Kasie Pemberitaan RRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, ada beberapa format dalam pemberitaan RRI yaitu antara lain, format buletin berita, report on the sport, siaran langsung, ficture, dan dokumenter, itu merupakan format yang ada di RRI, jelasnya.

Dalam penyampaian berita yang akan disampaikan para Pranata Humas nantinya akan masuk ke redaktur yang akan mempublish, redktur inilah yang bertugas melakukan pengeditan secara universal yang sesuai dengan kaidah-kaidah sebuah berita, menurutnya, selama berita tersebut tidak provokatif, mengadu domba masyarakat, maka akan menjadi pertimbangan pihak rri untuk mempublish, ujarnya.

"Itu berarti ada kesempatan kawan-kawan pranata humas untuk bisa mengemas beritanya", ujarnya.

Ditambahkannya, Kecepatannya ada dikatakanlah buletin berita, dalam jeda waktu satu hari, menurutnya, jika ingin kecepatan lebih cepat lagi, jika dalam suatu peristiwa maka bisa di format dalam bentuk report on the spot artinya masuk ke dalam laporan langsung pandangan mata dilokasi kejadian yang bisa disampaikan melalui udara, medianya yaitu handphone.

"Nanti no handphone tersebut itulah yang nanti akan di hubungi/ kontak oleh rri", katanya.

Ia mencontohkan, jika ada suatu acara pelantikan, jika ingin memberikan informasi yang cepat kepada masyarakat, maka pada saat itu ketika berada di lokasi, maka segera hubungi/kontak langsung ke studio rri, menuutnya, informasi tersebut bisa disampaikan secara pandangan mata.

Tentunya bahasanya akan sedikit berbeda dengan bahasa yang akan tertuang dalam bentuk berita, karena akan sedikit lebih ringan, Apa yang disampaikan iu benar- benar riil yang disampaikan ke pada publik, hanya harus memulai bagaimana peristiwa iu terjadi.

"Untuk durasinya tidak lama, paling lama sekitar dua menit" ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra