Sadai Siap jadi Kawasan Industri

PANGKALPINANG--Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah  Kabupaten Bangka Selatan Juaidi menyatakan, Sadai siap untuk menjadi kawasan industri. Saat ini pihak penggelola sudah melakukan pembebasan lahan 176  hektar dan dalam waktu dekat akan melakukan pembebasan 400 hektar. Selain itu kawasan ini juga telah  memiliki Rencana Detai Tata Ruang (RDTR) dan master plan dan mempunyai Izin Prinsip (IP).

"Kawasan ini memiliki 3000 hektar dan yang baru dibebaskan 400 hektar dimana sebagian kawasan juga sudah dibangun oleh PLN, Selain itu kita juga telah melakukan MoU kepada pihak Yayasan Jalur Sutra Indonesia dan Babel menjadi satu satunya daerah di Indonesia yang telah melakukan MoU ini," ujar  Juaidi saat rapat perkembangan kawasan industri Sadai di Ruang Rapat Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel pada Jumat  (9/2). 

Lebih lanjut Juaidi menjelaskan dari sisi infrastruktur kawasan ini telah memiliki jalan dan sekarang tinggal pengajuan status dari skala kabupaten atau naik ke tingkat nasional.

Menanggapi Hal Itu, Asisten  Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budiman Ginting menjelaskan bahwa Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman akan terus mendorong agar kawasan ini akan menjadi kawasan  Industri di taraf nasional.  Telah banyak upaya yang dilakukan oleh Gubernur Babel. Salah satunya memaparkan langsung kawasan Sadai ini di hadapan Presiden Joko Widodo dan Babel pun sudah diundangdalam  Sidang Kabinet.

"Kementerian PU sudah Acc Bangka untuk membangun Jalan Lingkar Timur sepanjang 550 km dan ini menjadi proyek nasional. Kita hanya menyiapkan lahan," tutur Budiman.
Untuk itu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membantu dan mendorong agar kawasan ini dapat segera terwujud.

Kawasan Industri ini merupakan kawasan tempat pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang yang dikembangkan dan dikelola oleh prusahaan kawasan industri, dan setiap kegiatan usaha kawasan industri wajib memiliki IUKI atau Izin Usaha Kawasan Industri.

Sementara Syafitri Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan  dari segi perizinan setelah ditetapkan menjadi kawasan industri dinasnya akan menginventarisir apasaja yang akan dilakukan dan memetakan mana yang menjadi wewenang kabupaten maupun wewenang provinsi dan jika Sadai menjadi kawasan industri maka pengembang wajib membuatkan kantor untuk penggelola administrasi di sektor industri sehingga ketika berjalan tinggal ditetapkan oleh Dewan KEK. Untuk itu Syafitri akan terus membantu dan menggiring agar kawasan ini segera terwujud.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Evani
Editor: 
Irwanto