Satpol PP Dilatih Kendalikan Massa

PANGKALPINANG - Satuan Polisi Pamong Praja se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama segenap komponen Pemerintah Daerah harus menjalin kerja sama yang masif dan kondusif. Ini dilakukan agar ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dapat memecah-belah negeri kita dapat diatasi. 

Demikian ungkap Yamowa'a Harefa Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka Kegiatan Pelatihan Pengendalian Massa Satuan Polisi Pamong Praja di halaman Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (9/5).

"Satpol PP sebagai komponen yang bersinggungan langsung dengan masyarakat harus merespon setiap informasi secara cepat dan tepat," kata Yamowa.

Yamowa menjelaskan bahwa dalam upaya penegakan Perda, kualitas instansi penegak Perda wajib diperkuat. Selain itu harus didukung oleh kekuatan Satuan Perlindungan Masyarakat. Keterlibatannya dalam komunitas Intelijen Daerah juga sangat diperlukan.

Bertindak sebagai narasumber adalah Polda Kepulauan Bangka Belitung. Ratusan peserta hadir dalam pelatihan ini. Mereka berasal dari Satpol PP kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pedoman-pedoman dasar mengenai cara mengendalikan massa atau unjuk rasa serta simulasi pengamanan unjuk rasa di lapangan.

Lebih lanjut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau agar setiap anggota Satpol PP berbangga hati dengan seragam dan atribut yang digunakannya. Jadikan pelatihan ini sebagai ajang silaturahmi antar anggota Satpol PP se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Guna meningkatkan rasa persaudaraan dan kekompakan antar anggota, serta profesionalisme kerja di lapangan.

Yamowa berharap kedepannya kondisi kondusif dapat terus terbina dengan sinergi yang baik antar penyelenggara pemerintahan dan partisipasi yang tinggi dari masyarakat. Dengan demikian akan terwujud keharmonisan kehidupan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Mari kita tinggalkan paradigma dan pola pikir dari dilayani menjadi melayani," ajak Yamowa.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rusmini (Pramas Satpol PP)
Fotografer: 
Rusmini
Editor: 
Irwanto