SDM Koperasi Harus Mampu Buat Laporan Keuangan

PANGKALPINANG- - Koperasi adalah pilar perekonomian yang tumbuh ditengah-tengah masyarakat. Namun masih banyak koperasi yang belum dikelola secara profesional karena keterbatasan SDM-nya. SDM pengurus dan pengelola koperasi memiliki peranan yang sangat penting sehingga kualitas SDM koperasi harus ditingkatkan.

Hj. Robyana Mertasudira Widyaiswara dari Balatkop Jawa Barat mengatakan bahwa kurangnya kemampuan SDM dapat menghambat pertumbuhan koperasi. Seperti kurangnya kemampuan SDM dalam membuat laporan keuangan dapat membuat banyak koperasi terkendala dalam menggelar RAT. Untuk itu diperlukan pelatihan akuntansi koperasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas SDM pelaku koperasi.

"Pengurus dan pengelola koperasi harus profesional, terampil, dan memiliki wawasan yang luas. Pelatihan ini jadi upaya agar pengurus dan pengelola koperasi dan UMKM mampu membuat laporan keuangan dengan baik. Laporan keuangan ini penting dan jadi dasar bagi koperasi untuk bisa melakukan RAT," katanya saat ditemui pada acara pelatihan akuntansi koperasi berbasis komputerisasi angkatan I di Pangkalpinang, Jumat (6/4).

Lebih jauh Robyana menjelaskan, dalam pelatihan ini peserta diajarkan bagaimana membuat laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi excel sederhana. Aplikasi ini dibuat oleh Widyaiswara Balatkop Provinsi Jabar dan bisa digunakan oleh seluruh Balatkop dan pelaku koperasi. Dengan aplikasi excel ini pelaku dapat membuat laporan keuangan sesuai standar yang ada.

"Aplikasi ini sederhana dan dapat dengan mudah dimengerti para pelaku. Lewat aplikasi ini pelaku diyakini mampu membuat laporan keuangan," jelasnya.

Selanjutnya ia menuturkan bahwa laporan keuangan ini sangat penting bagi kemajuan koperasi dan UMKM. Laporan ini bisa jadi dasar pelaku untuk RAT. RAT ini sendiri bisa menjadi indikator koperasi itu aktif dan sehat.

"Laporan keuangan dan RAT saling berkaitan. Tanpa laporan keuangan, koperasi tidak bisa mengadakan RAT dan dinyatakan sehat," tuturnya.

Ketika disinggung terkait pelatihan ini, Robyana Mertasudira menilai pelatihan akuntansi sangat bermanfaat bagi pelaku koperasi. Pelatihan ini harus terus dilakukan agar SDM perkoperasian di Babel semakin baik. Semanetara untuk peserta pelaku koperasi saat ini, Ia menilai peserta disini sangat aktif dan antusias. Para peserta memiliki semangat untuk belajar sehingga bisa membuat laporan keuangan koperasi.

"Saya harap peserta bisa menerapkan aplikasi dan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. Sehingga kualitas SDM perkoperasian di Babel semakin meningkat dan pada akhirnya semakin banyak koperasi yang melakukan RAT," harapnya.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto (Pramas Dinas KUKM Babel)
Fotografer: 
Surianto (Pramas Dinas KUKM Babel)
Editor: 
Irwanto