Sebanyak 35 Peserta Ikuti Aanwijzing (Penjelasan Lelang) Kendaraan Dinas

Pangkalpinang - Bidang Aset pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan aanwijzing (penjelasan) lelang kepada calon peserta lelang Senin (6/8/2018). Kegiatan ini bertempat di ruang rapat Kantor Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan dihadiri kurang lebih 35 orang peserta. 

"Aanwijzing rutin dilakukan sebelum pelaksanaan lelang, dengan harapan peserta memahami mengenai syarat, ketentuan dan teknis pelaksanaan lelang nanti" terang Kepala Bidang Aset Arlinisfa. 

Aanwijzing ini juga dihadiri oleh Jecson R. Hutapea selaku perwakilan dari Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Cynthia Eveline Jonathans yang mewakili pihak Jasa Raharja serta Sjamsul Bahri yang mewakili Bidang Pajak Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Pak, apakah pemenang lelang dibatasi satu kendaraan hanya untuk satu orang saja dan jika kita sudah daftar untuk satu unit kendaraan apakah boleh dialihkan ke kendaraan lain pada saat lelang nanti?" tanya Sandri salah satu calon peserta lelang. 

Dijelaskan oleh Arlinisfa bahwa setiap orang bebas untuk mengikuti lelang ini dan tidak dibatasi jumlah unitnya, bisa saja satu orang mendaftar untuk lima unit kendaraan dan membayar jaminan untuk lima kendaraan yang didaftarkan tersebut, sedangkan untuk pengalihan kendaraan lain pada saat lelang nanti tidak bisa dilakukan, karena dari awal sudah tertera di syarat dan ketentuan lelang bahwa pendaftaran sesuai dengan unit kendaraan yang didaftarkan dan membayar uang jaminan untuk kendaraan tersebut dan tidak bisa pada pelaksanaannya pindah ke unit kendaraan lain yang tidak didaftarkan sebelumnya.

Salah satu calon peserta lelang bahkan ada yang berasal dari Lampung dan menanyakan apakah warga luar Bangka Belitung bisa untuk mengikuti lelang ini. Dijelaskan oleh Jecson bahwa lelang ini terbuka untuk umum, untuk seluruh warga negara Republik Indonesia bisa mengikuti lelang ini dan apabila menang lelang maka dokumen bisa didaftarkan sesuai KTP domisili di Lampung dan melakukan cabut berkas di Bangka Belitung terlebih dahulu. 

"Kalau sudah menang lelang, untuk mengurus pajak silahkan datang ke salah satu samsat di Bangka Belitung dan jangan lupa bawa risalah lelang beserta KTP, BPKB dan STNK kendaraan, untuk BBNKB bebas biaya, pajak hanya dipungut untuk satu tahun, namun PNBP dan Jasa Raharja tetap harus dibayar oleh wajib pajak" terang Sjamjul Bahri. 

Sjamsul Bahri menambahkan untuk nama BBNKB harus sesuai dengan risalah lelang, misalkan Dedy mengikuti lelang dan menang, maka untuk BBNKB nanti atas nama Dedy sesuai hasil risalah lelang. 

Sumber: 
Bakuda
Penulis: 
Lisia Ayu Humas Bakuda
Fotografer: 
Lisia Ayu Humas Bakuda