Sekda Himbau ASN Implementasikan Proyek Perubahan Sebagai Solusi dan Inovasi Pelayanan Publik

PANGKALPINANG – Sekretaris daerah provinsi kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi menghimbau agar aparatur sipil negara (ASN ) organisasi perangkat daerah provinsi kepulauan Bangka Belitung untuk membuat proyek perubahan menyangkut program pelayanan publik yang disampaikannya dalam kegiatan pembukaan Pendikan Pelatihan diklat PIM III angkatan XIX tahun 2017 yang dilaksanakan hari ini selasa (25/07/2017) di ruang pertemuan kantor BKPSDM pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung.

“Dalam pola baru ini bapak/ibu diberikan tugas untuk membuat proyek perubahan yang menjadi salah satu cara untuk kita keluar dari masalah yang selama ini di bidang kerja bapak/ibu masing-masing,” ungkap Sekda.

Dikatakan Sekda, dalam jangka waktu empat bulan kegiatan ada 40 proposal gagasan proyek perubahan yang dibuat oleh 40 (empatpuluh) peserta diklat PIM, dimana diharapkan Sekda proposal tersebut berisikan gagasan inovasi yang dapat diimplementasikan baik dalam tataran organisasi sekaligus diimplementasikan kepada masyarakat.

“proyek perubahan itu nanti kalo itu bagus, Pak Gubernur sudah mewajibkan untuk diimplemetasikan di tempat kerjaan masing-masing dan bisa mewakili provinsi kepulauan Bangka Belitung dalam lomba inovasi layanan yang dilakukan oleh KEMENPAN RB RI, untuk itu saya minta buat proyek perubahan yang bagus menjadi solusi bagi perangkat kerja anda, dan sekaligus menjadi inovasi bagi provinsi Bangka Belitung ini,” tegas SEKDA.

Yan juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi telah mewajibkan organisasi perangkat daerah untuk mengusung gagasan proyek perubahan menyangkut pelayanan publik. Lebih jauh, Sekda mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah provinsi telah mengirimkan beberapa ASN di lingkungan pemerintah provinsi untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan penyusunan proyek perubahan yang dibutuhkan daerah.

Sementara itu kepala BKPSDM pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung, Sahirman mengungkapkan kompetensi yang dibangun pada diklatpim III adalah kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Adapun mengenai teknis pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi peserta dipaparkan Sahirman mencakup diagnosa kebutuhan perubahan organisasi, tahap membangun komitmen bersama, merancang perubahan dan membangun Tim, laboratorium kepemimpinan dan evaluasi. Dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan selama jangka waktu empat bulan diikuti 40 peserta yang terdiri dari 24 peserta perwakilan pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung, 5 peserta pemerintah kabupaten Bangka Barat dan 10 peserta kabupaten Bangka Selatan.

Dimana pelaksanaan diklatpim tingkat III ini dijadwalkan sejak tanggal 25 Juli 2017 hingga 3 November 2017 di Gedung BKPSDMD provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Stevani/K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani/Khalimo
Fotografer: 
Khalimo