Sekda Launcing Satgas Waspada Investasi Daerah

Pangkalpinang - Yan Megawandi Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara resmi melaunching Tim Kerja satuan Tugas Waspada Investasi Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Yan Megawandi Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, pembentukan satgas ini sangat diperlukan manakala koordinasi di tingkat instansi -instansi sangat di utamakan dalam mengahadapi penyelesaian kasus - kasus tertentu yang akan dihadapi kedepan, katanya, kamis (14/12/2017) saat acara Launching dan Pembekalan Tim Kerja satuan tugas waspada investasi daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang pertemuan Hotel Novotel Pangkalan Baru Provinsi Kepualauan Bangka Belitung.

Peresmian acara Lauching dan Keputusan Tim Satuan Tugas waspada di tandai dengan Pemukulan gong dan Penyerahan surat keputusan oleh Sekretaris Daerah Prov Babel Yan Megawandi disaksikan langsung oleh Deputi komisioner otoritas jasa keuangan Sarjito.

"Pendirian satgas di ProvinsinKepulauan Bangka belitung untuk meminimalisir potensi -potensi kalau ada masalah", jelasnya.

Ditambahkannya, terbentuknya satgas ini agar lebih meningkatkan kewaspadaan supaya jangan ada lagi uang yang terbuang percuma.

"Jangan ada lagi korban" penipuan, berinvestasi maupun pengumpulan dana di masyarakat yang dapat menyebabkan derita kerugian dan malu luar biasa"tegasnya.

Satgas kemudahan berusaha juga telah dibentuk di masing-masing kabupaten/kota di Bangka Belitung, dan akan dilauching pada bulan Februari 2018. Tak hanya itu, Satgas Pangan yang telah dibentuk selama ini, telah melakukan tugasnya dengan baik serta memiliki reputasi baik.

“Diharapkan itu dapat diikuti oleh Tim Satgas Waspada Investasi Bangka Belitung,”harapnya.

Sementara itu Deputi komisioner otoritas jasa keuangan Sarjito mengatakan, bahwa ia tidak pernah mendengar jika di Provinsi Bangka belitung ada masalah dengan investasi ilegal, menurutnya, namun dwngan kemajuan teknologi justru banyak menyasar ke anak muda dan masyarakat. Anak muda dan masyarakat mesti memahami bahwa investasi ilegal itu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, ujarnya.

"Saya senang masyarakat dibabel dilaporkan belum pernah ada terkena investasi bodong, mungkin ada korban namun itu kesalahan sistem, maklum, itu sering terjadi ", ungkapnya

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
adits
Fotografer: 
adits