Semangat Erzaldi Majukan Pariwisata Babel

TANJUNGPANDAN - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman beserta beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan pertemuan dengan pelaku pariwisata Belitung. Pertemuan yang berlangsung lebih kurang 1,5 jam ini merupakan rangkaian dari Acara Natak Kampung Gubernur di Pulau Belitung.

Erzaldi mengatakan kunjungan khusus ke Belitung untuk memajukan pariwisata karena tidak akan berhasil jika berjalan sendiri-sendiri.

“Kunjungan khusus saya hari ini ke Belitung temanya memang untuk pariwisata. Saya ingin memberi gambaran bahwa tidak akan berhasil kuat usaha kita untuk memajukan pariwisata kalau kita berjalan sendiri-sendiri,” kata Erzaldi di Hotel BW Suite Belitung, Kamis (8/2).

“Saya berharap untuk acara yang di buat oleh pemerintah wajib diikuti oleh semua asosiasi pariwisata tanpa terkecuali. Pelaku pariwisata mendapat rezeki dari pariwisata, jika tidak saling menghidupi maka salah satu akan menjadi mati. Satu mati maka berikutnya akan ada yang mati dan akhirnya redup semua. Saya tidak mau hal itu sampai terjadi,” tegas Erzaldi.

Pada kesempatan ini, Erzaldi juga menekankan bahwa setiap guide wajib terdaftar sebagai guide. Bagi yang tidak terdaftar tidak boleh membawa tamu. Guide nanti disertifikasi dan dievaluasi setiap tahun, jika tidak aktif maka harus keluar dari guide.

“Setiap guide itu wajib terdaftar sebagai guide, yang tidak terdaftar sebagai guide tidak boleh membawa turis. Guide nanti ada kewajiban dan klasifikasi serta sertifikasi, setiap setahun sekali dicek. Kalau dia tidak berhasil silakan out,” jelas Erzaldi.

Erzaldi juga mengharapkan bahwa Pulau Belitung harus memiliki paket wisata yang komplit dan dapat mengatur semua kebutuhan wisatawan, hingga buang air kecil pun harus diatur.

“Saya berharap Pulau Belitung memiliki paket wisata yang komplit, kita atur semua bahkan kencing (buang air kecil.red) pun harus kita atur,” pinta Erzaldi.

Diakhir kesempatan, Erzaldi mendengar masukan dari pelaku pariwisata yang terdiri dari GIPI, HPI, ASITA, ASATI, ASPPI, PHRI, IHGMA, ISWB, ASTINDO, DMO, PUTRI, Toko Oleh-Oleh dan Warung Kopi. Perwakilan pelaku pariwisata yang diwakili oleh Ketua ASPPI Bangka Belitung (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia), Agus Pahlevi mengatakan bahwa Pulau Belitung sudah banyak tema wisata mulai dari alam, budaya dan sejarah. Produk wisata yang dijual secara komplit sudah ada di Belitung. Namun sistem promosi yang belum terintegrasi menjadi kendala tersendiri. Diharapkan segera dibentuk Badan Promosi Pariwisara Daerah untuk membantu pemerintah dalam berpromosi.

“Pulau Belitung sudah memiliki banyak tema wisata mulai dari tema wisata alam, budaya dan sejarah. Artinya produk wisata yang dijual secara komplit seperti yang dikatakan Bapak Gubernur tadi sudah kita siapkan. Permasalahan yang utama adalah system promosi yang belum terintegritasi sesuai amanat undang-undang bahwa daerah wajib memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah. Hal ini wajib kita kejar agar sistem promosi bisa terintegrasi sehingga dapat membantu dinas pariwisata dalam berpromosi,” kata Agus.

Dengan pertemuan ini, diharapkan pariwisata di Bangka Belitung khususnya Pulau Belitung dapat lebih maju sehingga tingkat kunjungan wisatawan dapat meningkat.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Fotografer: 
Rafiq Elzan
Editor: 
Irwanto