Serius Memikirkan Nasib Petani Lada, Begini Empat Strategi Inovasi

BOGOR – Sedikitnya terdapat empat strategi inovasi Gubernur Kepualuan Bangka Belitung Erzaldi Rosman untuk meningkatkan daya saing lada. Sejumlah strategi tersebut di antaranya kebijakan di hulu, on farm, hilir dan strategi yang bersifat menunjang.

Gubernur menekankan, menyepakati serta menetapkan lada sebagai komoditi unggulan. Selain itu mendorong peran lembaga terkait dalam pengadaan sarana dan prasarana. Untuk melaksanakan strategi hulu ini, terdapat beberapa poin harus dilakukan.

“Kita akan melakukan pengadaan bibit lada, terhitung mulai tahun 2017 diperkirakan akan terdistribusi bibit lada sekitar tiga juta bibit,” kata Gubernur Erzaldi saat menyampaikan kuliah umum di Institute Pertanian Bogor, Kamis (15/2/2018).

Lebih jauh Gubernur menjelaskan, penelitian bibit unggul berkualitas kerja sama dengan perguruan tinggi seperti IPB, UGM dan UBB. Selain melakukan pengadaan bibit, pemerintah bekerja sama dengan pihak terkait akan memperketat pengawasan distribusi pupuk subsidi.

Peningkatan peran lembaga terkait juga dilakukan guna mendorong pengadaan sarana produksi. Lembaga tersebut di antaranya, pembentukan koperasi serta pembentukan tim percepatan pembangunan pabrik pupuk organik bekerja sama dengan PT Timah.

“Untuk strategi sub sistem agribisnis on farm, ini merupakan inovasi teknik budidaya lada ke petani. Mengenai strategi ini, secara masif melakukan sosialisasi kaji terap tanaman lada dengan menggunakan tajar (junjung) hidup,” jelasnya

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari/TKG