Stok Beras di Bangka Belitung Aman

PANGKALPINANG-- Harga beras Bulog di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak mengalami kenaikan, harga eceran tetap Rp. 9000

Budiman Ginting Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan berdasarkan evaluasi operasi pasar untuk harga beras Bulog di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak ada kenaikan harga, harga eceran tertinggi tetap Rp. 9000  sampai ke konsumen. Penjelasan disampaikan Budiman pada Selasa (7/2)  saat memimpin rapat evaluasi beras Bulog di Ruang Romodong Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung.

Ditambahkannya, untuk stok beras yang ada di Belitung dan Bangka, menurutnya untuk operasi pasar Bangka ada penambahan stok sekitar 500 ton. Sedangkan untuk stok Belitung tidak ada penambahan stok, jadi untuk operasi pasar stok aman.

"Untuk Belitung tidak ada penambahan stok karena menghabiskan dulu stok yang masih ada. Saat   ini sisa stok di Belitung 520 lebih ton sedangkan yang baru digunakan sekitar 172 ton, jadi tidak ada penambahan stok," jelas Budiman.

Hingga bulan Februari stok beras di Bangka Belitung aman, kebutuhan beras untuk di Bangka Belitung sekitar 1200 ton per bulan, sedangkan stok untukmoperasi pasar yang ada sekitar 1300 ton. Budiman berpesan agar terus menjaga kualitas beras .

Ditambahkannya, untuk operasi pasar akan dilakukan sampai akhir Februari, nanti baru diadakan evaluasi hingga menunggu harga beras di Cipinang turun, jelasnya.

"Rencananya, hari Jumat ini tim satgas akan berangkat ke Belitung melakukan evaluasi operasi pasar", ujarnya.

Sementara itu Direkrimsus Polda Mukti Juarsa Ketua Satgas Pangan Babel menjelaskan harga operasi pasar beras Bulog paling murah yaitu di Bangka Belitung yaitu Rp. 9000 rupiah dibandingkan provinsi lain yang ada di Indonesia.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adit
Fotografer: 
Adit
Editor: 
Irwanto