Sudah Saatnya Pelaku Ekonomi Kreatif Berbasis Online

PANGKALPINANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Pemasaran Produk/Jasa Kreatif Berbasis Online di Hotel Novotel, Pangkalan Baru, Bangka Tengah Kamis (26/4/2018).

Kepala Disbudpar Babel, Rivai mengatakan bahwa masih sedikit para pelaku ekonomi kreatif di Bangka Belitung yang melakukan pemasaran berbasis online.

“Sebagian besar pemasaran produk/jasa kreatif para pelaku ekraf di Bangka Belitung masih dilakukan secara manual dan tradisional. Baru sedikit yang melakukan pemasaran secara online, itu pun hanya melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Belum kepada pemasaran online melalui website yang cakupannya jauh lebih luas,” kata Rivai yang ditemui di Ruang Kerjanya pada Selasa (24/4).

Menurutnya, hal tersebut disebabkan pemasaran melalui media sosial lebih mudah dan hanya membutuhkan smartphone dan internet.

“Mereka lebih memilih memasarkan melalui media sosial, karena mudah. Bisa sambil mengerjakan pekerjaan lain. Zaman sekarang hampir semua orang pakai smartphone, tinggal beli paket internetnya saja. Kemudian bisa memasarkan produk/jasanya melalui medsos,” ucapnya.

Disamping itu, Rivai berpendapat bahwa masyarakat Bangka Belitung masih awam terhadap pemasaran melalui website.

“Memang sifatnya sama-sama online. Tapi kemungkinan orang berpikir jasa pembuatan website itu mahal. Dan operasionalnya tidak semudah media sosial,” lanjut Rivai.

Senada hal tersebut, Widyastuti, Kepala Bidang SDP, Ekraf, dan Kelembagaan Disbudpar Babel juga mengatakan bahwa hal itu juga dipengaruhi oleh pemahaman para pelaku ekonomi kreatif terhadap peran teknologi informasi.

“Selain lebih mudah menggunakan media sosial, pemahaman para pelaku ekonomi kreatif terhadap teknologi informasi juga dapat berpengaruh. Mereka belum memahami bagaimana teknologi informasi bisa membantu mereka dalam memasarkan produk atau pun jasa yang mereka tawarkan,” jelas Widya.

Sementara Kepala Seksi Ekonomi Kreatif Disbudpar Babel, Doni Golput menjelaskan maksud dan tujuan dari penyelenggaraan bimbingan teknis tersebut.

“Bimbingan teknis ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan tentang pemasaran produk/jasa secara online bagi pelaku ekonomi kreatif di Bangka Belitung yang bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk para pelaku ekonomi kreatif agar lebih luas dan tertata secara sistematis,” tutur Doni.

Bimtek Pengembangan Pemasaran Produk/Jasa Kreatif Berbasis Online diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif RI difasilitasi oleh Disbudpar Babel.

Selain Kepala Disbudpar Babel, nara sumber lain yang akan memberikan materi dalam bimtek ini yakni Shopee dan Badan Ekonomi Kreatif RI.

Sementara peserta yang diundang berasal dari instansi pemerintah dan para pelaku ekonomi kreatif kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)
Fotografer: 
Istimewa
Editor: 
Irwanto