Suharto Berharap Kegiatan AIESEC Berkelanjutan Untuk Mempromosikan Babel

PANGKALPINANG-- – Walau cuaca sedang tidak bersahabat, namun tidak menyurutkan animo dari para pelajar di Pangkalpinang untuk menghadiri acara Global Village Little World in Bangka Belitung yang di gelar di Taman Sari pada Kamis (22/2). Terlihat para pelajar tersebut antusias untuk bertemu dengan para mahasiswa AIESEC dengan beramah tamah dan bertukar wawasan.

Tampak hadir Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Suharto memberikan kata sambutan. Ia mengatakan  dengan mengadakan event-event internasional semacam ini akan dapat membuat Babel semakin dikenal di negara luar melalui promosi yang dilakukan oleh para peserta AIESEC.

 Suharto pun berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut kedepannya. “Ini merupakan tupoksinya diskepora. Pada saat ini telah hadir AIESEC gelombang pertama, dengan jumlah tujuh orang dari enam negara. Namun pada gelombang kedua di tahun yang sama, Babel akan kedatangan dua puluh tiga peserta,” ungkap Suharto.

Untuk itu Ia menyampaikan bahwa Diskepora akan melakukan evaluasi dari kegiatan AIESEC ini, agar kedepannya dapat menyelenggarakan event yang lebih baik lagi dalam rangka mempromosikan Bangka Belitung.

Selanjutnya, para pelajar mengunjungi masing-masing booth dari para peserta AIESEC. Christine yang berasal dari Jerman menjelaskan mengenai topi yang ditanyakan oleh salah seorang pelajar SMU.

“Topi ini dipakai untuk acara karnival tradisional yang biasanya diselenggarakan pada bulan Februari. Dimana saat itu orang-orang juga menggunakan kostum untuk bersenang-senang,” jelas Christine saat menggunakan topi tersebut.

Sedangkan Emma, peserta dari China menjelaskan secara singkat mengenai cara bermain catur China dengan bidak yang unik kepada para pelajar SMU.

Disinggung mengenai perayaan Imlek di Bangka Belitung, kepada  Babelprov Kominfo, Emma mengaku sangat kaget sekaligus senang.

“Awalnya saya pikir saya akan sedih, karena ini pertama kalinya saya merayakan Imlek jauh dari rumah. Tapi ternyata saya sangat senang, karena perayaan di sini (Babel) sangat meriah. Saya jadi merasa seperti berada di kampung halaman,” pungkas Emma.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Irwanto