Syahrudin: Hutan Tanaman Ciptakan Keseimbangan Alam

Bangka - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir Syahrudin, MSi didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. Nazalyus, menghadiri acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017, Berlokasi Universitas Bangka Belitung, Kamis (21/12/2017) 

Gerakan menanam pohon yang langsung diimplementasikan dengan menanam secara serentak pohon tanaman keras dan tanaman khas lokal Babel ini, selain dihadiri pihak Pemrov Babel ikut hadir Direktorat Jenderal DAS Kementerian LH dan Kehutanan, Bupati Bangka, Tarmizi Saat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Rektor UBB, BMKG, serta tiga perguruan tinggi di Bangka Belitung  yaitu : Mahasiswa UBB, Stikes Delima, serta Mahasiswa dari Pertiba 

Masyarakat  Bangka Belitung bersyukur sekali dengan potensi alam yang dimiliki namun demikian pemanfaatan serta menjaga lingkungan menjadi suatu hal yang wajib untuk kita jaga dan lestarikan agar keseimbangan alam dapat terjaga jangan sampai potensi yang kita miliki menjadi bumerang bagi kita sendiri 

" Sesungguhnya potensi alam kayu di Bangka Belitung sangatlah berlimpah, itu cerita dahulu kala, dimana hasil hutan  seperti rotan, kayu pelawan,  gaharu tumbuh dalam jumlah cukup besar, namun seiring waktu dan perkembangan keberadaan hasil hutan mulai sulit untuk kita jumpai dan diperoleh," Jelas Syahrudin 

Kemampuan kita untuk mengembalikan keseimbangan alam tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang kita lakukan, sungguh diperlukan suatu semangat bersama untuk kembali melahirkan dan mengembangkan hutan di Bangka Belitung

Kerusakan kawasan hutan dewasa ini cukup memprihatinkan ketidak seimbangan serta penurunan kualitas tumbuh hutan akan terus berlanjut oleh karena itu dengan program penanaman tanaman pohon lokal dan tanaman buah - buahan merupakan salah satu langka yang bijaksana untuk mengembalikan lingkungan alam agar dapat memberikan nilai ekonomis kepada masyarakat 

Sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi, serta Kabupaten /Kota dalam melaksanakan reklamasi terhadap lahan bekas tambang terus menjadi prioritas kita bersama dengan terus melakukan penghijauan, mendorong budaya menanam pohon kepada masyarakat serta menjaga lingkungan hidup sehat 

Lebih lanjut, konsep areal model Hutan Serba Guna dapat kita maknai sebagai perekat sebagai tekad seperti pohon menjelang tinggi  ke angkasa dan mengakar kuat kedalaman tanah sekaligus bentuk kepedulian kita untuk menjaga lingkungan alam sekitar.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin