Tajuddin: Mari Terus Perbaiki Pola Kerja dan Kedisiplinan ASN

Pangkalpinang - Assisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, K.A. Tajuddin, S.H., M.H menjadi Pembina Apel Upacara Mingguan setiap hari Senin pada hari Senin (16/10/2017), bertempat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Nampak hadir pada upacara mingguan tersebut Sekretaris Daerah , Dr. Yan Megawandi, S.H., M.Si dan Kepala OPD serta seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam amanatnya, Tajuddin menyampaikan beberapa hal diantaranya bahwa dalam waktu tidak lama lagi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) akan berdiri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selama PTUN belum berdiri di Bangka Belitung, seluruh administrasi dan pelayanan publik dari Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) masih menginduk ke Palembang.

"Selama ini layanan publik Tata Usaha Negara yang ada di Bangka Belitung masih dilakukan di Palembang. Ketika akan beroperasi pada Februari 2018 nanti, seluruh layanan Tata Usaha Negara di Bangka Belitung akan dilakukan di Pangkalpinang. Untuk selanjutnya kantor Pengadilan Tata Usaha Bangka Belitung akan berkantor di Gedung Serbaguna Air- Itam Pangkalpinang," lanjut Tajuddin.

Tajuddin berharap agar seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat memahami konsekuensi dari suatu produk yang dikeluarkan agar terhindar dari gugatan tata usaha. "Dan yang menjadi objek sengketa Tata Usaha Negara adalah pejabat publik seperti kita yang mengeluarkan produk tersebut," jelas Tajuddin.

Tajuddin juga menyampaikan catatan kedispilinan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa kehadiran pegawai dalam segala kegiatan sudah cukup dimana yang tidak hadir tanpa keterangan sudah semakin berkurang."Kita semua berharap kedisiplinan merupakan suatu kebutuhan dan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Dan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan, maka efektif mulai 1 November 2017 akan diterapkan absensi sidik jari, namun absensi manual juga tetap akan diberlakukan" jelas Tajuddin.

Di akhir amanat, Tajuddin berharap agar dalam mempersiapkan acara ataupun kegiatan harus dilakukan secara baik dan maksimal, tidak ada lagi kegiatan yang dibuat dengan asal jadi. "Jauh-jauh hari kegiatan tersebut sudah harus dipersiapkan secara matang. Mulai sekarang dan seterusnya seluruh kegiatan tersebut agar dikerjakan secara sungguh-sungguh dan serius supaya kinerja pemerintah lebih baik lagi," tutup Tajuddin.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Firmansyah