Temu Daerah PUSPA Serumpun Sebalai 2017

Pangkalpinang – Isu perempuan dan anak dalam hal kasus-kasus kekerasan yang sebagian besar terjadi pada mereka, semakin hari tampak semakin kompleks dan memprihatinkan. Hal ini semakin menggerakkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk menggelar kegiatan Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Hotel Sol Marina pada hari Rabu (3/5/2017), dimana peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk kemaslahatan bersama, agar perempuan dan anak yang menjadi isu sentral mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan.

Kementerian PPPA RI Asisten Deputi Partisipasi Lembaga Profesi dan Dunia Usaha Muhammad Ihsan, memberikan apresiasi yang besar kepada dinas PPPA provinsi Babel dalam upaya menggelar acara tersebut. Ia mengatakan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersinergi dengan dinas lainnya dalam sudah melakukan upaya yang tidak mudah.

“Tetapi semua itu masih belum cukup, masih bermunculan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, karena kemampuan pemerintah pusat maupun daerah masih memiliki kapasitas yang terbatas. Untuk itu, perlu menggalang seluruh komponen masyarakat seperti LSM, organisasi keagamaan, organisasi lembaga profesi, akademisi, dunia usaha, dan juga media agar saling bahu-membahu untuk menggalang dan membangun komitmen dikalangan lembaga masyarakat bahwa persoalan ini menjadi persoalan kita bersama,” ujarnya.

Lebih jauh Ia mengatakan bahwa kegiatan PUSPA ini sebagai ajang untuk menyamakan persepsi apa yang akan dicapai dalam isu-isu perempuan dan anak. Untuk itu dihadirkan dalam kegiatan ini akan dihadirkan tiga orang inspirator yang sudah berbuat sesuatu untuk perempuan dan anak sesuai bidangnya masing-masing. Para inspirator ini akan memberikan paparan kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan PUSPA ini dapat bermanfaat dan memberikan inspirasi untuk melakukan sesuatu untuk perempuan dan anak khususnya di provinsi Bangka Belitung,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum K.A Tajuddin menyampaikan sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

“Melalui kegiatan temu daerah PUSPA Serumpun Sebalai 2017, agar pemerintah pusat dan daerah berkeinginan agar stake holder terkait bisa memperkenalkan dan mempromosikan program Kementerian PPPA, yaitu three ends;akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan,” ucap Tajuddin.

Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa sinergi stakeholder sangat dibutuhan untuk mengatasi keterbatasan yang dimiliki dalam mewujudkan pelaksanaan three ends di Provinsi Babel.

Dalam kegiatan tersebut tiga narasumber yang menjadi inspirator adalah Maya Zee yang menyampaikan sepenggal kisah hidupnya, yang dilanjutkan dengan Nopi Priyono yang membahas rehabilitasi berbasis masyarakat, dan terakhir dr Siska Liliana yang membahas pencegahan dan penanganan kasus terhadap perempuan dan anak.(K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo