Terkait Kecelakaan Lion Air JT 610, Diskominfo Babel Himbau Beberapa Hal

 

Sehubungan dengan banyaknya berdedar informasi maupun foto-foto musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dari  Bandara Udara Soekarno Hatta tujuan Bandara Udara Depati Amir Pangkalpinang - yang hilang kontak sejak Senin (29/10/2018) pagi hari- Kepala Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sudarman, menghimbau beberapa hal sebagai berikut:

  1. Agar tidak menyebarkan informasi/berita atau foto-foto yang belum valid atau yang belum terkonfirmasi dengan jelas dan akurat. Sumber berita terkait musibah kecelakaan hendaknya mengacu pada sumber informasi yang dikeluarkan/disampaikan BASARNAS, sedangkan terkait teknis dan kecelakaan bersumber dari KNKT.
  2. Apabila mendapat informasi/berita atau foto-foto dari media sosial seperti whatsApp terkait musibah kecelakaan untuk berhenti di diri sendiri, dan tidak menyebarkan informasi/berita atau foto-foto itu kepada pihak lain
  3. Foto-foto yang telah tersebar dan dapat menimbulkan efek psikologis bagi keluarga korban, hendaknya dihapus dan tidak diteruskan penyebarannya.
  4. Berdasarkan keterangan Pers Kemenkominfo RI atas himbauannya mengingatkan kembali bahwa setiap aktivitas kita di ruang siber (cyber space), termasuk aktivitas mendistribusikan, mentransmisikan dan membuat, dapat diaksesnya informasi hoaks diatur dengan UU RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
  5. Agar bijak dan arif dalam bermedia sosial untuk menjaga kesimpangsiuran informasi serta guna menjaga keutuhan bangsa dan NKRI.

Ditambahkan Sudarman, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Provinsi melalui Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut berduka cita atas kecelakaan ini. Semoga korban mendapat tempat disisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona