Transportasi Laut Tak Lagi Menjadi Primadona

Pangkalpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merilis terjadi pengurangan jumlah penumpang angkutan laut. Penumpang angkutan laut antar pulau berangkat dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Oktober 2016 sebanyak 7,70 ribu orang. Angka ini turun sebesar 28,56 persen dibanding September 2016.

Menurut Darwis Sitorus Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, September lalu jumlah penumpang angkutan laut mencapai 10.78 ribu orang. Jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni Januari hingga Oktober 2015, jumlah penumpang mengalami penurunan signifikan sebesar 5,73 persen.

Sedangkan jumlah penumpang angkutan laut antar pulau datang ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Oktober 2016, kata Darwis, tercatat sebanyak 8,83 ribu orang. Jumlah ini turun cukup tajam sebesar 27,03 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Apabila dibandingkan periode sama tahun lalu, Januari hingga Oktober 2015, arus penumpang datang mengalami kenaikan signifikan sebesar 3,12 persen,” kata Darwis saat memberi keterangan pers di Kantor BPS Bangka Belitung, Kamis (1/12/2016).

Penurunan jumlah penumpang terbesar di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka hingga 77,93 persen. Kemudian diikuti Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat sebesar 33,49 persen serta Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang dan Tanjungpandan, Belitung masing-masing sebesar 20,13 persen dan 12,55 persen.

Sedangkan di pelabuhan-pelabuhan lainnya, kata Darwis, tidak ada catatan keberangkatan penumpang. Penurunan jumlah penumpang datang ke Bangka Belitung juga terjadi di semua pelabuhan. Angka penurunan terbesar terjadi di Pelabuhan Belinyu sebesar 50,66 persen, diikuti Pelabuhan Tanjungpandan 38,63 persen.

“Untuk Pelabuhan Pangkalbalam dan Tanjung Kalian mengalami penurunan masing-masing sebesar 33,53 persen dan 20,18 persen. Sementara itu pada pelabuhan lainnya tercatat tidak ada kedatangan penumpang,” kata Darwis.

Menyinggung mengenai volume barang dimuat di pelabuhan pada Oktober 2016, Darwis menjelaskan ada sebanyak 316,65 ribu ton. Namun angka ini turun sebesar 10,02 persen jika dibandingkan bulan September 2016 sebanyak 351,92 ribu ton.

“Volume barang dibongkar selama Oktober 2016 sebanyak 214,01 ribu ton atau mengalami penurunan sebesar 2,00 persen dibandingkan bulan sebelumnya mencapai 218,38 ribu ton,” jelasnya.

Mengenai jumlah penumpang angkutan udara berangkat dari Kepulauan Bangka Belitung pada Oktober 2016, Darwis mengatakan, BPS mencatat ada sebanyak 112,63 ribu orang. Jumlah ini juga mengalami penurunan signifikan atau sebesar 1,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya 114,44 ribu orang.

“Sementara jumlah penumpang datang ke Bangka Belitung dengan menggunakan angkutan udara pada Oktober 2016 sebanyak 118,12 ribu orang. Angka ini naik signifikan sebesar 5,25 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” tegasnya. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Rizky Fitrajaya/Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra