UMKM Bisa Memenangkan Persaingan MEA

Bangka Tengah – Yan Megawandi Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung pengembangan sektor UMKM. Saat ini terdata sekitar 292.456 unit UMKM di Bangka Belitung. Jika UMKM ini didamping dan diarahkan, pelaku usaha bukan hanya bisa bersaing, namun bisa memenangkan persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Pelaku UMKM dapat berkonsultasi terkait upaya pengembangan usaha. Jadikan PLUT sebagai tempat konsultasi guna memajukan usaha,” tegasnya saat acara Peresmian Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan Kampung UKM Digital Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (6/12/2016).

Sektor ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi mengalihkan pendapatan daerah berbasis sumber daya alam menjadi jasa dan pedagangan. Sekda menjelaskan, salah satu persoalan penting mesti diperhatikan yakni menyediakan fasilitas terbaik. Sebab telah terjadi percepatan pembangunan di sektor non sumber daya alam seperti sektor pariwisata.

Terhitung tahun 2007 hingga 2012 Badan Pusat Statistik melakukan penghitungan perkembangan sektor pariwisata. Sekda mengatakan, hasil pengukuran terlihat adanya percepatan pembangunan cukup signifikan dan memberikan sumbangan bagi PDRB. Akhir tahun 2007 hanya berada diangka 1,3 persen, lalu di tahun 2012 ada perkembangan pembangunan menjadi 3,8 persen.

Kurun waktu lima tahun, jelas Sekda, Bangka Belitung sudah bisa meningkatkan kontribusi sektor pariwisata sekitar 300 persen. Ke depan hendaknya dapat dilakukan pengukuran-pengukuran seperti itu, terutama pada sektor UMKM. Tujuan pengukuran untuk mengetahui perkembangan ke arah lebih baik dan melakukan pembenahan.

“Pengukuran membuat yakin untuk mengembangkan sektor koperasi dan UMKM. Ukuran ini menjadi penting ketika ingin mengevaluasi. Namun infrastruktur sangat penting diperhatikan jika kita ingin mengembangkan sektor jasa. Jalan menuju PLUT UMKM Bangka Belitung masih perlu ditingkatkan, karena fasilitas bagus merupakan bagian pelayanan jasa,” tegas Sekda.

Sekda menilai letak PLUT Koperasi dan UMKM Bangka Belitung sangat strategis. Lokasi ini berada di sekitar bandara. Diperkirakan pertengahan Desember pintu masuk bandara pindah ke arah perkantoran pemerintah provinsi. Untuk itu PLUT dibuat semenarik mungkin agar pengunjung merasa ingin mendatangi tempat ini.

“Kita juga berharap ada peningkatan jumlah kampung digital dalam waktu tidak terlalu lama. Sebelumnya tidak pernah terbayangkan jika kita ingin memesan makanan bisa melalui teknologi komunikasi. Kondisi itu sudah terjadi di kota besar dan diharapkan dapat menginspirasi pelaku UMKM. Buatlah produk berkualitas untuk memenangkan persaingan,” saran Sekda. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Rizky Fitrajaya/Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra