UMKM Diminta Lebih Aktif Lakukan Marketing Secara Online

PANGKALPINANG-- - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk aktif menggunakan teknologi internet sebagai wadah promosi usaha secara online.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Hasanuddin mengatakan,  marketing atau pemasaran suatu produk UMKM menjadi suatu tantangan tersendiri dizaman yang serba digital. Penggunaan teknologi informasi sebagai sarana promosi baru sangat penting bagi UMKM saat ini.

Sebab, lanjut Hasanuddin, saat ini penggunaan teknologi informasi untuk marketing secara online sudah menjadi keharusan bagi pelaku UMKM.

"Pemprov ingin pelaku UMKM memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan marketing secara online dalam mempromosikan produk-produknya," ujar Hasanuddin saat membuka Pelatihan manajemen desain kemasan produk dan pelatihan manajemen berbasis teknologi pemasaran di Aula BKPSDM di Pangkalpinang, Senin (7/5/2018).

Pelatihan manajemen desain kemasan produk dan pelatihan manajemen berbasis teknologi pemasaran diikuti sebanyak 120 orang peserta. Peserta merupakan pelaku UMKM dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka,  Babar, dan Basel. Selanjutnya meraka akan mendapatkan pelatihan selama lima hari dari tanggal 7 hingga 11 Mei 2018. 

Hasanuddin mengatakan, saat ini UMKM dari berbagai negara sudah lebih masif menggunakan teknologi infomasi sebagai sarana promosi produk. Mengingat itu, pemerintah juga terus menggalakan pelatihan marketing online untuk pelaku UMKM. Dengan demikian, UMKM Babel diharapkan tidak kalah berpromosi secara online guna menjaring konsumen.

"Sudah saatnya UMKM Babel aktif memanfaatkan internet serta menggunakan aplikasi e-commerce untuk mempromosikan produk-produk merek," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa marketing itu tidak lah mudah. Mengingat perdagangan bebas, maka persaingan yang terjadi untuk merebut pasar juga sangat ketat. Pelaku UMKM tidak boleh hanya mengandalkan toko di ruko saja, namun juga harus mempromosikan produknya melalui toko online.

"Marketing online harus dikuasai oleh pelaku UMKM Babel. Dengan online, pelaku UMKM sudah bisa bersentuhan secara langsung dengan konsumen di daerah yang berbeda," tambahnya.

Terkait pelatihan saat ini, Hasanuddin mengingatkan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi UMKM karena terkait pemasaran dan desain kemasan produk. Hal ini juga menunjukan perhatian besar Gubernur terhadap pelaku UMKM di Babel.

Pelatihan ini berguna bagi pelaku UMKM sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar dalam perekonomian Babel. Dengan pelatihan ini, ia mengharapkan para peserta yang dilatih hari ini nanti bisa melaksanakan tugasnya sebagai enterpreneur dengan baik.

"Pelatihan ini mampu mendorong UMKM dalam menggerakan ekonomi kerakyatan sehingga UMKM mampu memberikan kontribusi besar bagi PDRB dan PAD daerah dapat meningkat," pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto (Pramas Dinas KUKM Babel)
Fotografer: 
Surianto (Pramas Dinas KUKM Babel)
Editor: 
Irwanto