Unit Pengolahan Ikan Wajib Miliki SKP

PANGKALPINANG--Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta untuk segera memenuhi dan memperbaharui Sertifikat Kelayakan Pengolah (SKP). Hal tersebut diungkapkan Kabid Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan DKP Provinsi, Harun saat ditemui di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel belum lama ini.

Harun mengungkapkan Sertifikat Kelayakan Pengolahan merupakan sertifikat yang diberikan kepada unit pengolahan ikan (UPI) atau pelaku usaha pengolahan hasil perikanan yang telah menerapkan cara pengolahan ikan yang baik (Good Manufacturing Practices).

Lebih jauh Harun menyatakan penting dan wajib bagi UPI untuk memiliki SKP. “SKP ini merupakan persyaratan dasar yang wajib dipenuhi sebelum mengajukan sertifikat HACCP bagi perusahaan yang akan mengekspor produknya,” ujar Harun.

Saat ini di Provinsi Bangka Belitung untuk UPI skala menengah dan besar sudah memiliki SKP. “Untuk UPI skala menengah dan besar rata-rata sudah punya SKP, tahun ini sudah selesai namun yang perlu dicek lagi masa berlakunya apakah ada UPI yang masa berlaku SKP nya sudah hampir habis itu yang perlu kita dorong supaya cepat untuk diperpanjang,” tutur Harun.

Dalam rangka mendukung bisnis perikanan dan memperlancar kegiatan ekspor hasil perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah mengirimkan surat edaran pemenuhan persyaratan sertifikat kelayakan pengolahan oleh pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mutiah Sahiddin (Pranata Humas DKP Babel)
Fotografer: 
Mutiah Sahiddin
Editor: 
Irwanto