Wagub Babel Hadiri Sosialisasi Participating Interest 10% BUMD/BUMN Yang Wajib Ditawarkan KKS Migas

PEKANBARU, RIAU - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Rabu sore (16/6/2017) pukul 16.00 WIB, menyelenggarakan acara Sosialisasi Implementasi Participating Interest 10% di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru. Diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan peraturan bersama antara Pemerintah Provinsi dengan PELINDO.

Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini, mengundang seluruh Gubernur Daerah Penghasil Migas di Wilayah Indonesia Bagian Barat, seperti : DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepri, Aceh, Lampung, dan Bangka Belitung.

Fokus acara yaitu membahas tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi yang diatur dalam PermenESDM Nomor 37 Tahun 2016. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa PI 10% adalah besaran maksimal 10% PI pada KKS yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta daerah dan nasional melalui kepemilikan Participating Interest dalam Kontrak Kerjasama.

Sosialisasi yang berlangsung kurang lebih 1,5 jam ini, dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi materi yang disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanyajawab. Dalam acara tersebut tampak Drs. Abdul Fatah, M.Si selaku Wakil Gubernur Bangka Belitung terlihat begitu antusias dalam mengikuti acara dan beliau sempat mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber.

Pada akhirnya acara sosialisasi ini dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diselingi dengan ceramah agama oleh Ustad DR. Dasman Yahya, LC.,MA. dan setelah shalat maghrib dan makan malam rombongan bergerak ke Masjid Agung An-Nur untuk menunaikan ibadah shalat tarawih berjamaah.

Sumber: 
Humas Protokol BPBB
Penulis: 
Istari Jayani
Fotografer: 
Hary Kurniawan