Wagub dan Dirjen Kesmas Kemenkes RI Hadiri Rapat Konsolidasi Teknis Kesehatan Masyarakat

Pangkalpinang – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Konsolidasi Teknis Penggerakan Kesehatan Masyarakat Mewujudkan Indonesia Sehat Melalui Pendekatan Keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2017 di Hotel Santika, pada Senin (15/5/2017). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas hidup.

Pada acara tersebut, tampak hadir Wakil Gubernur Babel Drs H. Abdul Fatah, M.Si, dan nara sumber yang terdiri dari Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI Anung Sugihantono, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mulyono Sutanto.

Acara dibuka dengan penyampaian laporan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Babel Bahuri, S.K.M., M.M. selaku ketua panitia. Saat itu Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil riset kesehatan tahun 2013, kasus kesakitan karena hipertensi dan diabetes di Bangka Belitung ini termasuk 5 besar di Indonesia.

“Tentu perlu satu gerakan bersama oleh kita semua dan segenap masyarakat untuk dapat mengantisipasi dan mengatasi permasalahan tersebut,” ungkap Bahuri.

Selanjutnya, Wagub Abdul Fatah turut menyampaikan sambutannya yang sekaligus sebagai tanda dibukanya acara tersebut secara resmi oleh beliau. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa di waktu yang lampau, gaya pelayanan kesehatan sudah mulai mengalami pergeseran dari secara khusus memberikan pelayanan kepada orang-orang yang sakit saja, namun sekarang pemerintah sudah banyak melakukan program-program promotif dan preventif agar masyarakat dapat mengantisipasi agar tidak sakit.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa upaya kesehatan tidak hanya sekedar mengobati yang sakit secara fisik, tetapi juga psikis perlu mendapatkan perhatian.

“Disamping mengobati fisiknya, namun kita juga harus membangun jiwa nya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI Anung Sugihantono menyampaikan bahwa di tingkat nasional mereka memiliki Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat.

“Ada 31 indikator yang dikelompokan dalam bentuk variable. Posisi Bangka Belitung masih berada di bawah angka nasional,” ungkap Anung.

Ia pun menambahkan, bahwa kesehatan juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak dapat dipisah-pisahkan, salah satunya adalah faktor lingkungan secara fisik dan non fisik atau perilaku yang ternyata memberikan andil yang paling besar.

Pada hari yang sama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Babel atas prestasi yang telah diperolehnya.

Kategori-kategori tersebut adalah

  1. Kategori Puskesmas yang tidak ada kasus kematian ibu tahun 2013-2016, diberikan kepada kabupaten Belitung (Puskesmas Air Saga dan Selat Nasik2), Bangka Barat (Puskesmas Kundi), Bangka Tengah (Puskesmas Namang), Bangka Selatan (Puskesmas Tiram, Air Gegas, Payung, Pongok, Batu Betumpang), Belitung Timur (PuskesmasMengkubang, Dendang, Renggiang), kota Pangkalpinang (Puskesmas Pangkalbalam, Girimaya, Taman Sari)
  2. Kategori Kabupaten yang tidak ada kasus kematian ibu tahun 2016 yang diberikan kepada Bangka Selatan.
  3. Kategori Kabupaten dengan inovasi program di bidang KIA dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan angka kematian balita tahun 2016 diberikan kepada kabupaten Bangka.
  4. Kategori Puskesmas yang tidak ada kasus kematian neonatus tahun 2016 diberikan kepada kabupaten Bangka (Puskesmas Sinar Baru, Gunung Muda, Petaling), Bangka Barat (Puskesmas Tempilang), Bangka Tengah (Puskesmas Simpang Katis), Bangka Selatan (Puskesmas Tanjung Labu, Rias), Belitung Timur (Puskesmas Mengkubang, Simpang Pesak, Dendang).
  5. Kategori pencapaian Desa/Kelurahan ODF tertinggi tahun 2016 diberikan kepada Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka, Bangka Barat, Belitung, dan Kota Pangkalpinang.
  6. Kategori Puskesmas terbaik pelaksana Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) triwulan I Puskesmas non-ibukota se-provinsi kepulauab Bangka Belitung tahun 2017, diberikan kepada Puskesmas Perawas, Sijuk, dan Badau.(K5)
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Fotografer: 
Khalimo