Wagub Minta Mahasiswa Ikut Mengembangkan Sektor UMKM

PANGKALPINANG– Abdul Fatah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung meminta agar mahasiswa ikut membantu pemerintah membangun sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Mahasiswa dapat melihat kemajuan dan kemunduran sektor ini, selanjutnya memberikan solusi serta masukan kepada pemerintah.

“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menggantikan generasi sekarang ini. Hal ini tinggal ditentukan waktu kapan kalian berperan seperti kami sekarang ini,” kata Wagub saat Halal Bihahal ISBA se-Indonesia dan Diskusi Umum mengenai peran mahasiswa terhadap sektor UMKM, di ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Jumat (7/7/2017).

Lebih jauh ia mengharapkan agar diskusi mengenai UMKM ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebab UMKM merupakan salah satu kegiatan ekonomi kerakyatan yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi. Namun demikian pelaku sektor UMKM harus terus membuat langkah-langkah penambahan nilai produk.

“Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor pertumbuhan UMKM. Diskusi ini dapat memunculkan ide pembenahan UMKM dengan melihat faktor-faktor penghambat serta faktor-faktor pendukung pengembangan sektor ini. Diskusi ini hendaknya dapat memperkaya wawasan untuk mengembangkan UMKM,” harapnya.

Sementara Hasanuddin Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, beberapa permasalaha UMKM di antaranya rendahnya kompetensi SDM KUMKM dalam pengelolaan usaha, baik dari segi manajemen usaha, produksi, desain, packaging dan sebagainya. Selain itu akses permodalan terhadap pelaku KUMKM belum optimal.

“Kendala dalam mendapatkan bahan baku juga menjadi persoalan serta kemampuan KUMKM masih rendah untuk memperluas jaringan usaha dan pemasaran. Tak kalah penting, tingkat penerapan teknologi dan informasi masih rendah,” paparnya.

Sasaran dan kebijakan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jelasnya, mengoptimalkan pertumbuhan jumlah dan kualitas koperasi, meningkatkan koperasi sehat serta meningkatkan pertumbuhan UMKM. Pemerintah pun berupaya meningkatkan jumlah usaha kecil menjadi usaha menengah.

Agar produk UMKM dapat menarik minat konsumen, perlu mengembangkan produk kreatif, inovatif, berkualitas dan berdaya saing. Menurut Hasanuddin, pemerintah ingin meningkatkan akses pembiayaan UMKM melalui lembaga pembiayaan. Akses pembiayaan ini harus sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan KUMKM.

“Sumber daya manusia menjadi andalah pengembangan sektor UMKM . Sehingga terwujud kekuatan ekonomi rakyat Bangka Belitung yang maju dan berkelanjutan melalui gerbang emas KUMKM yang mandiri, tangguh dan berdaya saing berbasis potensi dan konektivitas desa-kota,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky/Huzari
Fotografer: 
Rizky