Wagub Sampaikan Strategi Penanganan Komoditas Harga di Babel Di Depan Gubernur Lemhanas RI

Pangkalpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah menerima kehadiran Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional beserta jajarannya pada acara ramah tamah dalam rangka Studi Strategi Dalam Negeri peserta Program Pendidikan Regular Angkatan 57 Tahun 2018, bertempat di Ruang Mahligai Rumah DInas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, pada hari Senin (16/7).

Dalam sambutannya, Wagub mengatakan bahwa keberadaan Lemhanas RI merupakan jawaban atas tuntutan perkembangan lingkungan strategik, baik nasional, regional, maupun global yang langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi stabilitas dan eksistensi negara.

Lemhanas memiliki tugas sebagai lembaga pendidikan bagi kader pimpinan tingkat nasional, dengan menyelenggarakan pengkajian strategis berbagai permasalahan bangsa dari berbagai lingkup, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai rekomendasi kebijakan kepada presiden.

Di hadapan Gubernur Lemhanas RI, Wakil Gubernur menyampaikan sedikit permasalahn yang sedang dihadapi oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu mengenai permasalahan harga komoditas yang turun.

“Harga komoditas yang mendominasi di Bangka Belitung adalah lada dan karet. Karena itu, strategi yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah memotong tata niaga komoditi melalui resi gudang,” ujar Wakil Gubernur.

Dengan resi gudang ini diharapkan bahwa para petani lada dapat menitipkan hasil ladanya digudang tersebut, disaat harga lada sedang turun.

“Dan untuk memenuhi kebutuhan serta kebutuhan yang mendesak, mereka bisa memanfaatkan program resi gudang sebagai jaminan mereka untuk mendapatkan peminjaman lunak dari bank yang ditunjuk,” pungkas Wakil Gubernur.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
khalimo