Wagub: Wibawa Senjata Satpol PP

Pangkalpinang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mempunyai kemampuan dan kewenangan lebih dari PNS lainnya. Bangga dan junjung tinggi kehormatan ini dengan disiplin dan kinerja yang baik. Bukan senjata wibawa kalian, tapi wibawa senjata kalian.

Demikian disampaikan Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Beltung saat membacakan salinan sambutan Menteri Dalam Negeri memperingati Hari Ulang Tahun ke 65 Satpol PP dan HUT ke 53 Satuan Perlindungan Masyarakat, di lapangan upacara Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis sore (16/4/2015).

“Kerahkan seluruh kemampuan daya dan upaya, dalam melaksanakan tugas membantu kepala daerah menegakkan perda dan roda pemerintahan serta perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Tingkatkan profesionalisme dan humanisme setiap melaksanakan tugas dan dekatkan diri dengan masyarakat. Ia mengatakan, selain itu terus menjalin hubungan dengan Satpol PP di seluruh Indonesia, serta selalu waspada dan siap memberikan pertolongan kepada masyarakat.

Satpol PP mempunyai tugas membantu kepala daerah menciptakan ketertiban dan keteraturan daerah. Sehingga penyelenggaraan roda pemerintahan dapat berjalan lancar, dan masyarakat dapat melakukan kegiatan dengan aman.

Peringatan hari jadi Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Satuan Pamong Praja ke -65 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke 53, Kita Tingkatkan Kemampuan Profesional Anggota dalam Menegakkan Peraturan Daerah, Pembinaan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Pemberian Pertolongan Kepada Masyarakat.”

"Satpol PP tangan kanan kepala daerah, karena setiap upaya membangun negara mustahil terlaksana apabila tertib dan tentram belum tercapai,” jelasnya.

Satpol PP lembaga sangat penting dan strategis dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah. Ia menjelaskan, semangat yang ada bisa jadi bumerang ketika tidak didukung profesionalitas. Ini disebabkan hanya mengutamakan kerja keras tanpa didukung kerja cerdas dan cermat.

Personel pamong praja harus bangga. Lebih jauh ia mengatakan, karena Satpol PP memiliki kewenangan dan kemampuan lebih dari PNS lainnya. Wibawa senjata utama bukan kekerasan. Profesionalisme dan hubungan humanisme dengan masyarakat hal mendasar harus dimiliki anggota Satpol PP.

"Jujur terhadap NKRI, tidak boleh kita mengatakan kita selalu benar. Saya harap semua anggota mengerti dan bisa mengamankan perda di Bangka Belitung ini," ujarnya.

Usai upacara peringatan HUT, sebanyak 30 personel Rampak Bedug Rajawali 92 menampilkan kepiawaiannya dengan membawakan empat lagu. Selain itu, sejumlah anggota Satpol PP, masyarakat umum dan pegawai melakukan donor darah. Wagub pun menyempatkan diri berjoget dan bernyanyi bersama anggota Satpol PP.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda Ginting
Fotografer: 
Imelda Ginting
Editor: 
Huzari