Wakil Gubernur: Saatnya Kembalikan Kejayaan Lada & Karet Babel

Muntok -- Ratusan Kelompok Tani berkumpul di halaman Parkir Kantor Bupati Bangka Barat untuk menghadiri sekaligus mendengar Acara Talkshow pengembangan lada dan karet bersama Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah dan Bupati Bangka Barat, Parhan Ali dalam rangkaian acara Peringatan Hari MUNTOK WHITE PEPPER, Senin (28/08/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah menyampaikan bahwa dengan telah dikumandangkan Kabupaten Bangka Barat sebagai Muntok White Pepper berarti masyarakat telah siap bertransformasi dari sektor pertambangan menujuh sektor perkebunan/pertanian yaitu lada dan karet.

Wakil Gubernur juga berharap bahwa komoditas lada yang ada di Bangka Belitung memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan negara belahan dunia lainnya, dimana lada Bangka memiliki tingkat kepedasan tersendiri dibandingkan negara lain penghasil lada seperti Vietnam dan Lada.

"Pulau Bangka Belitung  memiliki tiga masa kejayaan. Pertama lada, kemudian pertambangan, dilanjutkan dengan sektor kepariwisataan. Sudah saatnya kita sekarang kembali kepada masa kejayaan lada, dan ini sudah berjalan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Pada zaman penjajahan kaum kolonial Belanda, Portugis datang ke Negeri Serumpun Sebalai untuk mencari dan mengambil rempah - rempah, salah satu diantaranya lada dan karet Bangka," terangnya dihadapan para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan).

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membakar semangat Gapoktan agar dapat bersemangat lagi kembali menuju kejayaan sektor perkebunan lada dan karet. 

Sementara ditempat yang sama, Bupati Bangka Barat, Parhan Ali menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati hari Muntok White Pepper kondisi sektor pertambangan saat ini yaitu timah mengalami penurunan. Oleh karena itu kita sektor perkebunan harus kita tingkatkan, galakkan dan menjadi skala prioritas pembangunan daerah untuk meningkatkan produktivitas lada.

"Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui sektor perkebunan dengan melakukan peningkatan sarana, prasarana, serta ilmu penyuluhan," ungkap Bupati Bangka Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur didamping Bupati Bangka Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Barat melakukan penyerahan 28 (dua puluh delapan) unit Handtracktor dan 8 (delapan) unit transplanter kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani agar dapat dimanfaatkan sebaiknya untuk pengolahan lahan perkebunan sebagai upaya meningkatkan hasil perkebunan petani di masa akan datang.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Erwin
Fotografer: 
Firmansyah