Waspada, Orang Terdekat Bisa Pelaku Utama Kekerasan Pada Anak

PANGKALPINANG --Kasus kekerasan pada anak memasuki kondisi darurat.  Kekerasan pada anak anak dominan dilakukan oleh orang-orang yang dikenal seperti suami, ayah,orang tua, teman, pacar, tetangga dan tempat kejadian yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Hal tersebut paparkan langsung oleh Hj. Susanti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Produk Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Rakor Provinsi Layak Anak pada (6/2).

Menurut Susanti, jumlah kasus kekerasan anak dan perempuan di Babel pada tahun 2016 ada 156 kasus untuk anak dan 123 kasus kekerasan untuk perempuan. Terjadi penurunan di tahun 2017 yakni 107 untuk kasus anak dan 90 kasus untuk kekerasan perempuan.

" Ini yang terlihat, sedangkan yang tidak terlihat sangatlah banyak. Untuk tahun 2016 kekerasan banyak terjadi di Bangka Barat, sedangkan untuk tahun 2017 di wilayah Belitung," ujar  Susanti
Lebih lanjut Susanti menyebutkan angka tersebut dikategorikan cukup tinggi mengingat Bangka Belitung yang merupakan pulau yang  kecil.

Adapun bentuk kekerasan yang dialami dalam kasus ini berbentuk kekerasan psikis, kekerasan fisik, kekerasan seksual, penelantaran dan ekploitasi. Sementara untuk kekerasan yang sulit untuk diobati adalah kekerasan psikis karena kekerasan yang terjadi berakibat pada psikis tauma yang berkepanjangan.

Dengan banyak kasus tersebut mendorong, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Produk Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadikan Provinsi Babel menjadi Provinsi Layak anak.
Provinsi Layak anak ini adalah salah satu upaya untuk pengintegrasian komitmen antara Provinsi, Kabupaten dan Kota.

" Ada empat pilar besar untuk membangun komitmen menjadi Provinsi Layak Anak yang bersumber dari pemerintah dari tingkat provinsi sampai kabupaten/kota, dukungan masyarakat, dunia usaha dan media.

Dengan dijadikan Babel Provinsi Layak Anak ini diharapkan kedepannya dapat memenuhi hak dan perlindungan anak.

Ada empat hak anak berdasarkan konvensi hak anak yakni hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak partisipasi.

Untuk pemenuhan hak anak itulah perlu kerja sama antara dinas lain seperti Dinas Kesehatan untuk pemenuhan hak hidup,  Dinas Pencatatan sipil untuk pemberian identitas dalam bentuk dokumen berupa akta kelahiran untuk pemenuhan hak hidup, dan yang disebut anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun termasuk yang masih didalam kandungan.

Di Kepulauan Bangka Belitung ada empat kota/ kabupaten yang telah mendeklarasikan Kabupaten Layak Anak yakni  Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka selatan dan Kota Pangkalpinang.

 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Evani
Editor: 
Irwanto