WBP Lapas Narkotika Pangkalpinang Kembali Mengikuti Rehabilitasi

PANGKALPINANG - Rehabilitasi Korban Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika Kelas III Pangkalpinang kembali dibuka. Setelah sebelumnya telah diadakan tahap ke 6, hari ini (Selasa, 10/07/2018) dibuka secara resmi Rehabilitasi Tahap 7 untuk Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Sulistiarso dalam laporannya mengatakan bahwa peran serta masyarakat dan Pemerintah Daerah sangat penting dalam rangka mewujudkan WBP kembali menjadi warga yang baik dan taat hukum, serta sinergitas Pemerintah Daerah, Lembaga Permasyarakatan dan pihak terkait lainnya. 

“Salah satu bentuk nyatanya adalah dilaksanakannya rehabilitasi ini sebagai bukti pembinaan Pemerintah terhadap WBP di Babel”, ungkapnya.

Bertepatan dengan Peringatan Hari Narkoba Nasional, selain pembukaan Rehabiltasi Tahap 7 juga dirangkaikan dengan kegiatan Barisan Merah Putih Narapidana berupa pembangunan tempat ibadah di SMA Negeri 2 Pangkalpinang pada hari yang sama. 

“Narapidana yang dilibatkan dalam pembangunan ini adalah 25 orang Narapidana yang telah melalui proses asimilasi”, jelasnya.

“Pembangunan tempat ibadah ini terlaksana karena anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa atas Kepala Daerah yang selalu ingin berbuat kebaikan”, pujinya untuk Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. 

Pembukaan Rehabilitasi tahap 7 sendiri bahkan diresmikan langsung oleh Direktur Jendral Pemasyarakatan Republik Indonesia, Ibu Sri Puguh Budi Utami ditandai dengan penyematan tanda peserta kepda 3 (tiga) orang perwakilan peserta. Dihadiri juga Gubernur Babel, Kepala BNN Babel, TNI POLRI dan Asisten Deputi Badan Narkotika Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Ibu Sri Puguh mengatakan, yang terpenting dalam pelaksanaan pembinaan ini adalah konsistensi dan komitmen dari semua pihak dalam sebuah sistem agar berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan rehabilitasi dan terapy community yang diterapkan di Lapas Kelas III Pangkalpinang ini tujuan pembinaan dapat kita wujudkan”, Ungkap Dirjen Permasyarakatan RI ini.

Ibu Sri Puguh juga berharap, sekalipun pembinaan di lembaga ini dilaksanakan dengan baik, harapannya mantan WBP setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan tidak akan pernah kembali lagi. 

“Seenak-enaknya didalam, tentunya lebih enak berada diluar”, tegasnya mengingatkan tentang kebebasan bergerak dialam bebas.

Selain itu, Ibu Dirjen juga menyampaikan bahwa Lapas Narkotika Pangkalpinang yang sebelumnya adalah Lapas Kelas III, saat ini telah keluar Surat Keputusan Kenaikan Kelas atas Lapas ini menjadi Kelas II A. 

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam kesempatan yang sama, menyampaikan langsung kepada WBP untuk menyongsong masa depan dengan niat ingin berubah dan berbakti khususnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jangan pernah ciderai apa yang telah kita dilakukan bersama ini”, tegasnya.

“Saya akan berusaha membantu dengan langkah-langkah yang sesuai dengan aturan undang-undang”, tambahnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Fitra