Yuliswan : Distributor Diharapkan Tidak Melebihi Harga Eceran Tertinggi

Pangkalpinang – Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan oleh menteri kepada Kepala Dinas yang membidangi perdagangan se-Indonesia yaitu untuk menjaga kestabilitasan harga bahan pokok dan barang penting, maka pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung bersama Polda Babel menggelar acara sosialisasi Harga Eceran Tertinggi Bahan Pokok kepada pemangku kepentingan di Rumah Makan Pagi Sore Air Itam Pangkalpinang(13/12/2017).

Yuliswan selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi kepulauan Bangka Belitung dalam sambutannya mengatakan bahwa pada selasa pagi telah melakukan operasi Bulog.

Dalam hal ini, pemerintah sudah menetapkan aturan dalam Permendag 27 tahun 2017 tentang harga eceran tertinggi khususnya bagi para pedagang, selain itu juga ada permendag nomor 57 tahun 2017 yang mengatur tentang perdagangan harga beras.

“Tadi (selasa pagi) kami sudah check bersama Kapolda, beras ada dua jenis yaitu medium dan premium, yang membedakan nya adalah butir patahan pada beras medium sebanyak 25%, dan butir patahan pada beras premium sebanyak 15%,” jelas Yuliswan.

Ia menyebutkan bahwa harga tersebut sudah ditentukan di provinsi kepulauan Bangka Belitung untuk beras medium tidak boleh lebih dari 9.950 rupiah pada konsumen akhir. Sedangkan untuk beras premium tidak lebih dari 13.300 rupiah. Untuk itu diharapkan kepada para distributor jangan melebihi dari harga eceran tertinggi. Permendag nomor 57 tahun 2017 ini berlaku hingga tanggal 31 desember 2017.

Dari keterangan Yuliswan saat meninjau ke pasar, saat ini para pedagang masih menjual di bawah harga eceran tertinggi.

Lebih jauh Ia menyebutkan mengenai Permendag nomor 27 tahun 2017 tentang harga acuan pembelian dan penjualan, pada komoditi gula harga eceran tertinggi 12.500 rupiah, minyak goreng curah 10.500 rupiah, Bawang merah harga tertingginya 32.000 rupiah perkilo, daging beku 80.000 rupiah perkilo. Daging ayam ras harga eceran tertinggi dari acuan beli di petani 18.000/kg kalau dipasar tidak boleh lebih dari 32.000/kg.

Dalam penetapan Harga eceran tertinggi pada ritel modern tersebut masih dapat diatur oleh pemerintah, namun yang masih terkendala adalah pada mengatur harga pada pasar rakyat, imbuh Yuliswan.

Mengingat dalam waktu dekat akan ada libur panjang, Yuliswan berharap kepada para distributor agar gudang tidak tutup. “Saya meminta kepada distributor agar dapat memenuhi stock sebelum menghadapi libur panjang, jangan sampai terkendala dimana harga dapat mempengaruhi inflasi,” pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
khalimo
Fotografer: 
Khalimo