Gubernur Erzaldi Terima Penghargaan Platinum Indonesia’s Attractiveness Award 2018

JAKARTA-- Gubernur Kepulaun  Bangka Belitung Erzaldi Rosman menerima penghargaan Platinum Indonesia’s Attractiveness Award 2018 kategori Provinsi Potensial Pelayanan Publik. Penyerahan penghargaan bergengsi ini dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, Jumat (15/09/2018 ) malam di Ballroom Dua Mutiara Hotel JW Marriot, Jakarta. 

"Alhamdulillah, penghargaan yang kita raih ini merupakan hasil kerjasama bersama dan kekompakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi  Babel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Erzaldi usai menerima penghargaan.

Gubernur berharap, dengan diterimanya penghargaan ini akan lebih memicu semangat para ASN untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Bangka Belitung.

“Dengan diterimanya penghargaan ini tentu saja membuat kita bersyukur dan bangga sekaligus menjadi tantangan agar kita tak berpuas diri akan tetapi akan terus meningkatkan kinerja sehingga Provinsi Bangka Belitung jadi lebih baik kedepan,” ujar Gubernur.

Ia menjelaskan, penghargaan ini didapat, setelah Pemprov Babel dibawah kepemimpinannya bersama Abdul Fatah, melakukan birokrasi secara bertahap, didorong dan didampingi khususnya oleh Kopsurgah KPK di bidang pertambangan dan pelayanan public dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pendampingan Kopsurgah dan Kemendagri inilah yang dinilai Gubernur mampu meningkatkan Pelayanan Publik, terutama dengan pemakaian sistem yang terintegrasi, yaitu Simda baik perencanaan maupun keuangan daerah, sehingga antara input dan output bisa berjalan dengan baik,” kata Gubernur Erzaldi.

Hal lainnya yang menjadi pertimbangan penilaian juri  lanjut Erzaldi, terkait reformasi birokrasi yaitu melalui kedisiplinan dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selalu diupgrade, sehingga menjadi ASN yang profesional. Dengan kedisiplinan ASN yang juga taat kepada aturan, Gubernur yakin hasil reformasi birokrasi khususnya pelayanan publik akan lebih meningkat. Hal ini, tentunya tidak serta merta atas kerja biasa saja, tetapi kekuatan dan kekompakan tim sangat berpengaruh. 

Penghargaan ini diberikan setelah melalui tahapan survei, kajian,  penilaian. Selanjutnya dilakukan  penjurian yang dilakukan dewan  juri pada tanggal 16 - 19 Juli 2018. Dewan juri di antaranya Prof. Cari ia Mulya Firdaus MA dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Prof. Dr. Martani Huseini dari Universitas Indonesia.

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengatakan, penghargaan ini diberikan atas inovasi, keberanian dan kepiawaian kepala daerah dalam membuat kebijakan untuk kemajuan daerahnya. Untuk itu moment seperti ini penting  dalam rangka meningkatkan daya saing daerah dan kreativitas daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Daerah diberi kesempatan untuk berlomba-lomba mengembangkan potensi yang dimilikinya baik dalam investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo. Untuk itu, pemerintah menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Mendagri.

Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Toriq Hadad menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan bekerjasama dengan Frontier Consulting Group keempat kalinya ini guna memberikan gambaran daya tarik di setiap kabupaten dan provinsi.

Diharapkan, kegiatan ini memberikan inspirasi bagi daerah dalam penyusunan strategi secara lebih terarah dan jelas di masa depan, serta terwujudnya peningkatan pembangunan daerah. Juga, memberikan informasi kepada para investor terhadap kesempatan bisnis di daerah-daerah potensial di Indonesia.

Menurut CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan, pemberian penghargaan berdasarkan data, survey  untuk menjaring kota, kabupaten maupun provinsi yang masuk dalam indeks penilaian

Penilaiaan didasarkan pada empat kategori yakni investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik. Dan . Dari 214 pemerintah daerah akhirnya menjadi 137 kemudian tersisa 48 kota, kabupaten dan ada 34 provinsi yang kami nilai terbaik yang berhak menerima penghargaan,” kata Handi Irawan.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Mammaq
Fotografer: 
Lulus