Memaknai Kehadiran Gubernur Erzaldi dan Presiden Jokowi di IMT-GT ke-11

Langkah cepat untuk bekerja dan mengawal pembangunan terus dilakoni oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman. Selain fokus pada 13 Program Unggulan Babel yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022, berbagai strategi dan pertemuan penting di dalam dan luar negeri telah digelar dengan melibatkan sejumlah pihak. 

Terakhir,  bersama Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Duta Besar Indonesia di Singapura I Gede Ngurah Swaja serta dua orang gubernur yakni Gubernur  Aceh dan Riau, Erzaldi ikut sebagai anggota delegasi Indonesia mendampingi Presiden Joko Widodo  pada Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT- GT) ke-11 yang digelar di Hotel Shangri-la Singapura belum lama ini.

Salah satu fokus dalam pertemuan itu adalah upaya pengembangan pariwisata dan perdagangan serta kolaborasi universitas, pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat di tiga negara. Bahkan patut diapresiasi ada wacana Kepulauan Bangka Belitung akan dijadikan sebagai Sekretariat Bersama IMT-GT Sumatera.

Memang melalui Forum IMT-GT ini diharapkan berbagai program pembangunan Babel ke depan dapat disandingkan atau dikolaborasi dengan pembangunan di negara Malaysia dan Thailand. Apalagi posisi dan letak geografis Kepulauan Bangka Belitung sangat strategis yang terletak di Selatan Malaysia dan Thailand dan berada di kawasan Laut China Selatan yang merupakan jalur perdagangan internasional.

Kondisi ini jelas sangat mendukung upaya pengembangan sektor pariwisata, industri, dan perdagangan yang digadang-gadang oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mempersiapkan kehidupan masyarakat pasca era ketergantungan pada penambangan timah di masa mendatang.

Sebagai contoh, kini upaya menggenjot sektor pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung mulai dioptimalkan. Apalagi setelah kawasan Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung telah ditetapkan sebagai kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berdasarkan Peraturan Pemerintah  Nomor 6 Tahun 2016 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang.Selain Tanjung Kelayang, juga telah disiapkan dan dikunjungi Menteri Pariwisata Arief Yahya, KEK untuk kawasan Tanjung Gunung dan kawasan Pantai Lintas Timur Bangka. Khusus KEK Lintas Timur Bangka yang memiliki panorama pantai eksotis telah disiapkan lahan seluas 273 hektar. Di lahan tersebut bakal dibangun hotel, lapangan golf, dan fasilitas wisata menarik lainnya.

Oleh Pemprov Babel berbagai event pariwisata di kabupaten/kota juga akan dipersiapkan dalam skala nasional dan internasional. Tahun ini direncanakan ada 127 event wisata yang ditawarkan kepada wisatawan. Pemerintah Provinsi Babel juga rencananya akan memberikan bantuan hibah berupa pembangunan pujasera, toilet, dan mushola yang dikelola oleh UMKM di setiap destinasi pariwisata untuk memberikan kenyamanan kepada para wisatawan. Dalam hal ini sport tourism menjadi salah satu segmen yang diunggulkan untuk dijual kepada para pelancong dari dalam negeri maupun manca negara sehingga jumlah kunjungan diharapkan terus meningkat.

Sebagai gambaran, kunjungan para pelancong asing manca negara ke Negeri Serumpun Sebalai dari tahun ke tahun terus meningkat, yakni pada tahun 2017 tercatat 7.327 orang yang meningkat dibandingkan tahun 2016 yang baru berkisar 5.106 orang. Sedangkan turis lokal atau domestik pada tahun 2017 tercatat 423.894 orang dan sebelumnya di tahun 2016 hanya 342.513 orang.  Sehingga menurut data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel, pada tahun 2017  terjadi peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 24, 4 persen.

Tentu masih banyak yang harus dikerjakan untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan pembangunan di Kepulauan Bangka Belitung.Untuk itu di dalam RKPD Tahun 2019 pengembangan pariwisata tetap menjadi fokus dan prioritas.  Bahkan salah satu bukti adanya keseriusan Pemprov Babel mengembangkan sektor pariwisata adalah penghargaan yang diterima pada acara Sindo Weekly Government Award 2018. Pada penghargaan tersebut, Majalah Sindo Weekly menilai Pemprov Babel sebagai provinsi terbaik yang memiliki perhatian dalam pembangunan bidang/kategori pariwisata.

Sehingga langkah cepat Gubernur Erzaldi  memanfaatkan Forum IMT-GT ke-11 ini yang antara lain menyampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengenai pengembangan pariwisata Babel,  khususnyaKEK Pariwisata di Belitung serta   rencana KEK Tanjung Gunung Bangka Tengah dan KEK Pantai Lintas Timur Bangka diharapkan semakin mempercepat proses pengembangan pariwisata di Babel.

Hal ini pun sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodoyang mengajak untuk menjadikan kerja sama IMT-GT sebagai building-block yang memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ASEAN ke depan nanti.Selain itu, sejumlah kerja sama di berbagai bidang prioritas juga harus terus ditingkatkan. Mulai dari agro-industri, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi digital.

Dengan demikian, dapat kita maknai kehadiran Gubernur Babel Erzaldi Rosman sebagai anggota delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Joko Widodo dalam forum IMT-GT ke-11 merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada Kepulauan Bangka Belitung. Bisa jadi Bangka Belitung dianggap sebagai kawasan yang bakal “bersinar” ke depan nanti. Moment ini tentu sangat penting dan berharga untuk dimanfaatkan secara optimal  melalui sinergi dan hubungan harmonis semua pihak. (Dinas Kominfo Pemprov Babel)

Penulis: 
Irwanto
Sumber: 
Dinas Komunikasi dan Informatika Babel