18,6 Hektar Lahan Eks Tambang akan Direklamasi

PANGKALPINANG--Sekitar 18,6 hektar lahan yang didominasi hamparan tailing bekas tambang timah di daerah Tapak Air Kundur 3 akan direklamasi melalui program percontohan Pilot Cooperation Exchange (PCE). Program ini merupakan kerjasama antara Bundesanstalt für Geowissenschaften und Rohstoffe (BGR), Kementeriaan ESDM, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lokasi percontohan yang berada Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka merupakan salah satu areal bekas tambang di bawah konsesi (Izin Usaha Pertambangan, IUP) PT Timah Tbk.

Peneliti Pertama Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Nurul Ichsan mengatakan, kerjasama ini didukung oleh ahli teknis dari Pusat Studi Reklamasi Tambang (Pusdi Reklatam) - Institut Pertanian Bogor (IPB) dan LAPI Institut Teknologi Bandung.

Menurut Nurul Ichsan, tujuan dari kegiatan reklamasi untuk mengembangkan detail rencana reklamasi, pemeliharaan dan pemantauan area untuk lokasi Air Kundur 3. "Rencana tersebut dimaksudkan agar reklamasi berkelanjutan dapat terwujud dengan mempertimbangkan kelangsungan hidup baik teknis maupun sosio-ekonomi jangka panjang," kata Nurul Ichsan seusai Rapat Perencanaan Reklamasi di ruang rapat Lt 1, Kantor Bappeda Kep. Babel, Selasa (15/05).

Pada saat rapat, Philip Schuette dari BGR mengatakan, ada beberapa alternatif pelibatan masyarakat dalam kegiatan reklamasi, pertama koperasi dan kedua melalui BUMDes. Dengan beberapa pertimbangan dipilihlah BUMDes. "Harapan kami dalam kegiatan ini, ada kegiatan ekonomi yang bisa dilaksanakan masyarkat melalui BUMDes, misalnya penyediaan jasa-jasa, seperti penyediaan alat berat dan kompos," kata Philip Schuette.

Menurut Philip Schuette, dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan reklamasi, masyarakat diharapkan dapat belajar bagaimana menjalankan proses reklamasi sehingga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat tersebut.

"Kemampuan masyarakat ini akan menjadi modal bagi BUMDes dan dapat menjadi pengalaman untuk pekerjaan selanjutnya," kata Philip Schuette.

Kepala Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka Andry menyambut baik kegiatan reklamasi. Menurut Andry, perlu kolaborasi dan keterlibatan masyarakat untuk mencapai apa yang menjadi tujuan dari kegiatan reklamasi.

"Dengan adanya kolaborasi dan keterlibatan masyarakat diharapkan kegiatan yang merupakan pilot project dapat terus berlanjut, dan tidak selesai sampai disini, serta ada keuntungan ekonomi untuk masyarakat. Hal tersebut memerlukan komitmen dari masyarakat dan BUMDes," kata Andry.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Mamaq