Kualitas Fotografi Tentukan Keberhasilan Promosi Pariwisata

PANGKALPINANG - Kekuatan fotografi merupakan bagian dari industri kreatif. Kekuatan foto juga dapat berbicara dan mengangkat beragam potensi daerah. Hal ini diungkap oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Eko Kurniawan dalam sambutannya pada acara Pembukaan Kegiatan Workshop Fotografi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022 yang dilaksanakan secara online dan offline di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (24/11/22).

Staf Ahli Eko Kurniawan mengatakan, bahwa ibarat pepatah tentang perjalanan 1000 mil yang selalu dimulai dengan langkah pertama, begitu pula dengan memahami fotografi pariwisata masa kini yang merupakan langkah awal untuk melangkah lebih jauh lagi.

"Workshop ini akan membekali kita dengan berbagai keahlian filosofis dan teknis mengenai fotografi yang dapat langsung dipraktikkan selama proses belajar pada hari ini. Dan inilah wujud nyata langkah menuju perjalanan 1000 mil dalam dunia fotografi," ungkapnya.

Kekuatan foto pun dapat menjadi senjata pengembangan potensi daerah, wisata alam, budaya hingga perekonomian. Terlebih, dunia sudah tak bersekat karena telah terdigitalisasi.

Untuk menjadi seorang fotografer, dirinya menyebut ada banyak hal yang perlu diketahui, dipelajari dan digali. Bagi mereka yang pemula, kadang merasa bingung mau belajar dari mana dulu. Untuk itu, dengan mengikuti workshop fotografi ini, tentunya kita akan mengerti seluk beluk dunia fotografi.

"Dalam kesempatan ini, kita juga akan berbagi pengalaman dengan kedua narasumber, mulai dari manual sampai dengan digital sekarang ini. Karena fotografi adalah bagian dari industri kreatif, dan ini akan sangat membantu khususnya bagi Bangka Belitung," ujarnya.

"Semoga melalui workshop ini, dapat membangkitkan semangat kawan-kawan komunitas untuk mengangkat objek wisata Bangka Belitung dan membawa berkah bagi kita semua," harapnya.

Narasumber fotografi pada kesempatan ini adalah Arbain Rambey, ex-Senior Fotografer Kompas dengan materi "Memahami Fotografi Masa Kini" dan Nofrins Napilus, Pegiat & Fotografer Wisata Sumatera Barat dengan tema "Fotografi untuk Pariwisata". Mia Rahmadani, Dayang Bangka Belitung tahun 2019, didapuk menjadi moderator pada workshop kali ini. 

Workshop fotografi kali ini disambut begitu antusias, terlihat dari banyaknya peserta secara offline yakni kurang lebih 100 orang. Di mana, peserta workshop adalah komunitas pegiat fotografer se-Bangka Belitung, termasuk di antaranya Fotografer Bangka Belitung Island (FBI). 

Penulis : Dini
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Intan
Fotografer : Saktio
Dibaca : 74 Kali