148 CPNS Ikut Diklat Bela Negara

Namang – Sebanyak 148 CPNS Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara. Kegiatan yang digelar di Markas Besar Korem 045/Garuda Jaya (Gaya), Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah tersebut bertujuan membentuk karakter aparatur sipil negara profesional dan berwawasan kebangsaan.

Syahrudin Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, aparatur negara yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat mewujudkan good governance and clean government. Banyak hal yang didapat di pendidikan bela negara ini, dan itu tidak didapat di bangku kuliah, sekolah maupun di tempat kerja.

Rasa cinta PNS terhadap tanah air mulai memudar. Ia menambahkan, pendidikan bela negara ini dalam rangka mengembalikan ruh kecintaan terhadap negara. Karena sangat penting memupuk rasa cinta tanah air dan meningkatkan jiwa rasa positif. Namun tak kalah penting meningkatkan disiplin serta loyalitas melaksanakan tugas.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Korem dalam menyelenggarakan pendidikan bela negara ini. CPNS yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin dalam rangka menjalankan tugas kita selaku abdi negara dan abdi masyarakat,” jelas Sekda, Selasa (9/6/2014).

Letkol Inf Eko Prayitno Kepala Staf Korem Gaya mengatakan, tujuan yang ingin dicapai melaksanakan kegiatan ini pertama, membentuk aparatur negara yang mempunyai disiplin loyalitas tinggi, jiwa korps yang baik, teamwork building  serta kekompakan positif. Kedua, menjadi PNS belum begitu matang jiwa kebangsaannya. Sesuai kebijakan pemerintah, maka PNS wajib diberi pendidikan kebangsaan.

Pelaksanaan pendidikan bela negara seharusnya dilaksanakan selama sebulan, namun dikemas menjadi seminggu. Lebih jauh Eko menjelaskan, selama seminggu peserta bela negara menjalani pendidikan tentang kedisiplinan, loyalitas, semangat, jiwa juang dan ketahanan. Selain mendapatkan pengetahuan baris berbaris, peserta juga dibekali pengetahuan kebangsaan serta pembentukan karakter, mental, fisik dan akademik.

“Semua itu dapat menjadi modal dasar pengabdian,” tegas Eko yang juga bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat) Pendidikan Bela Negara.(adit/rizky/huzari) (foto:Kiki)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Rizky