20 Pelajar Ikut Program Siswa Mengenal Nusantara

Pangkalpinang – Sebanyak 20 pelajar lolos seleksi Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Kegiatan yang diprakarsai PT Timah dan PT Taspen tersebut bertujuan agar pelajar asal Bangka Belitung bisa belajar dan mengenal keindahan budaya, ekonomi, pariwisata dan kemajuan dunia pendidikan daerah lain. Kali ini sejumlah pelajar itu akan mendatangi Kota Yogyakarta.

"Kalian sudah mempunyai kapasitas mewakili Bangka Belitung. Saya tugaskan saudara untuk mempromosikan segala potensi daerah," pesan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat melepas peserta SMN di Gedung Mahligai, Pangkalpinang, Sabtu (6/8/2016).

Pelajar diimbau mempromosikan destinasi pariwisata, sehingga dapat mewujudkan cita-cita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. Gubernur mengingatkan agar wakil daerah tersebut bisa menjaga nama baik provinsi dan menjaga sikap ketika berada di daerah lain. Siswa dapat mengambil sesuatu yang positif dari daerah luar, lalu jadikan referensi bagi daerah.

Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia menambahkan, karena sesuatu yang dilakukan pemerintah melalui BUMN untuk negeri memiliki tujuan baik. Seperti melaksanakan program SMN untuk mengenalkan keanekaragaman budaya nusantara dan sosial budaya. Pelajar bisa menjaga kebudayaan lokal maupun nusantara untuk menciptakan rasa kebesamaan dan memupuk jiwa nasionalisme.

Sebelumnya, Benedicta M. Tri Lestari Direktur Keuangan PT Taspen (Persero) mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN. Tujuannya untuk membangunan karakter dan wawasan nusantara, sehingga dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap negeri dengan mempelajari keanekarahaman budaya, sosial, dan ekonomi daerah lain.

“Program ini dapat membentuk rasa cinta tanai air. Program ini sangat bermanfaat bagi kita semua. Ini cara menyiapkan kader-kader penerus bangsa sehingga memiliki rasa bangga, cinta dan mental dalam menjalankan kehidupan berbangsa di masa depan," jelas Tri Lestari.

Sementara Didik Murdianto Kepala PT Taspen Cabang Pangkalpinang mengatakan, SMN merupakan program BUMN untuk nusantara. Ini merupakan bukti bahwa BUMN peduli negeri. Sebanyak 20 peserta yang mewakili daerah merupakan siswa berprestasi. Siswa SMU/SMK kelas XI yang terpilih berasal dari kabupaten/kota se Bangka Belitung.

Ia merinci, terdapat lima pelajar dari Kota Pangkalpinang, tiga dari Kabupaten Bangka, dua dari Kabupaten  Bangka Barat, tiga dari Kabupaten Bangka Selatan, dua dari Bangka Tengah, tiga wakil Kabupaten Belitung dan sebanyak dua siswa lainnya merupakan perwakilan Kabupaten Belitung Timur. Komposisinya, delapan pelajar SMA dan sepuluh pelajar SMK.

“Selain itu terdapat satu orang pelajar SMA luar biasa dan satu peserta lainnya dari pelajar SMK luar biasa. Para siswa ini akan berada di Yogyakarta selama tujuh hari," jelas Didik yang juga menjabat sebagai ketua panitia program ini.

Sekar Oktavianti siswi SMA Negeri 1 Pemali Kabupaten Bangka merasa dirinya sangat beruntung dan sangat antusias bisa terpilih mewakili sekolahnya dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk bisa belajar dan mengenalkan daerah Yogyakarta.

”Kemaren ada 30 peserta ikut seleksi. Terdapat tiga kali tes harus dilalui yaitu, tes tertulis, wawancara kebudayaan dan wawancara kepribadian. Saat tahu lulus, saya sangat antusias untuk mengikuti SMN ini, karena kita bisa belajar kebudayaan daerah lain," ucap Sekar.

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra