22 Sanggar Lomba Kepiawaian Menari

Pangkalpinang – Sebanyak 22 sanggar tari terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten dan kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tampil meramaikan Festival Serumpun Sebalai, di Alun Alun Kota Pangkalpinang, Minggu malam (31/5/2015). Tak hanya itu, sebab ada 30 peserta stand up comedy akan ‘mengocok’ perut pengunjung. Direncanakan kegiatan ini berlangsung hingga, Selasa 2 Juni 2015.

Kegiatan yang dimotori Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bertujuan melestarikan, mengembangkan kesenian daerah serta meningkatkan kreativitas seniman. Bertindak sebagai juri kegiatan dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Taman Mini Indonesia Indah dan pengamat daerah berasal dari tujuh kabupaten/kota se Bangka Belitung.

KA Tajuddin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, pemerintah terus menggalakan pengelolaan keragaman budaya. Salah satu bentuk kegiatannya, Festival Serumpun Sebalai. Legenda merupakan cerita rakyat dan pada festival kali ini legenda ditunjukan melalui seni tarian. Selain memberikan hiburan, diharapkan generasi muda dapat mengetahui sejarah.

“Acara ini diharapkan dapat menarik kunjungan wisata melalui program visit Pangkalpinang 2015,” kata Tajuddin, Minggu malam (31/5/2015).

Kegiatan ini menampilkan perlombaan tari daerah dan dimeriahkan artis lokal, stand up comedy, tarian kolosal, parade band lokal, pemampilan pengantin, penampilan film dokumenter. Tak kalah menarik, terdapat pemberian cendera mata kopiah resam kepada tamu undangan serta menetapkan kopiah resam sebagai warisan budaya Bangka Belitung.

Melalui festival ini, jelas Tajuddin, dapat mengumpulkan seniman dan budayawan. Karena wadah seniman dan budayawan Bangka Belitung terbatas. Kegiatan ini hendaknya dapat menjadi ajang berekspresi dan dapat meningkatkan kualitas sanggar seni. Sehingga ke depan dapat mengharunkan nama daerah di tingkat nasional.

Sebagaimana diketahui, tahun sebelumnya Sanggar Seni Lawang Budaya Kabupaten Bangka meraih juara umum dalam festival ini. Sanggar tersebut kemudian menyerahkan tropi juara umum kepada Disbudpar Babel untuk diperebutkan kembali pada Festival Serumpun Sebalai tahun ini. Kegiatan tahunan ini setidaknya sudah sebelas kali digelar Disbudpar Bangka Belitung.

Sementara Engkus Kuswenda Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangka Belitung menegaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah Bangka Belitung. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kreativitas seniman, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap khasanah keragaman seni budaya daerah.

“Diharapkan kegiatan ini juga dapat memberi hiburan kepada masyarakat. Kegiatan ini sebagai seleksi sanggar untuk mengikuti parade tari nusantara TMII di Jakarta. Adapun tema acara yakni, Legenda Membuka Apresiasi Seni dan Cerita Masa Lalu," tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari